NASIONAL
Peristiwa
Warga Rela Antre Sejak Pagi! Bazar Ramadan Tangsel Jual Cabai Cuma Rp5 Ribu
Tim Redaksi
05 Mar 2026 19:16
3,483 kali
Gambar Ilustrasi
"Bazar ini kita adakan untuk masyarakat, supaya bisa membantu meningkatkan daya beli. Di sini tersedia berbagai kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, cabai, bawang, dan sembako lainnya dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Pilar kepada wartawan di lokasi.
FolksInsight.com - Pemandangan berbeda terlihat di Kantor Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, pada Kamis (5/3/2026). Sejak pagi buta, ratusan warga sudah berdatangan dan mengantre dengan tertib untuk mengikuti Bazar Ramadan yang digelar oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Antusiasme ini dipicu oleh harga bahan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan pasaran.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, yang hadir langsung meninjau lokasi bazar mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk membantu masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci Ramadan.
"Bazar ini kita adakan untuk masyarakat, supaya bisa membantu meningkatkan daya beli. Di sini tersedia berbagai kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, cabai, bawang, dan sembako lainnya dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Pilar kepada wartawan di lokasi.
Bazar Ramadan ini digelar secara serentak di tujuh kecamatan yang ada di Kota Tangerang Selatan. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga stabil di tengah fluktuasi harga yang kerap terjadi menjelang Hari Raya. Pemerintah daerah berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas ekonomi warga.
Yang menarik perhatian adalah selisih harga yang cukup signifikan antara harga di bazar dengan harga di pasar tradisional. Misalnya, cabai rawit dijual dengan harga sekitar Rp5.000 per kemasan. Padahal, di pasaran harga komoditas ini bisa mencapai belasan hingga puluhan ribu rupiah per kilogramnya. Begitu pula dengan minyak goreng, selisih harganya mencapai Rp10.000 hingga Rp20.000 lebih murah dibandingkan harga jual di toko atau pasar.
"Jadi saya rasa ini sangat bermanfaat terutama untuk masyarakat dengan ekonomi penghasilan rendah. Ini sangat bermanfaat sekali ya, mudah-mudahan ini bisa dilanjutkan agar kebutuhan pokok masyarakat bisa terpenuhi dan daya beli masyarakat bisa meningkat di bulan Ramadan ini," jelasnya.
Tak hanya menjual sembako murah, Bazar Ramadan ini juga dimeriahkan oleh puluhan tenant yang menjajakan berbagai produk lain. Mulai dari makanan ringan khas lebaran, pakaian, hingga kebutuhan jelang Idulfitri lainnya. Sekitar 20 tenant yang terdiri dari berbagai perusahaan, pelaku usaha lokal, serta dukungan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) berpartisipasi dalam acara ini.
Pilar menambahkan, kehadiran bazar murah ini juga menjadi salah satu senjata pemerintah daerah untuk menekan potensi inflasi yang biasanya melonjak tajam menjelang Lebaran. Dengan menyediakan bahan pokok murah, diharapkan tekanan terhadap harga pasar dapat dikurangi.
Meski demikian, pemerintah tidak berencana menggelar bazar setiap bulan secara rutin. Menurut Pilar, kebijakan ini tetap mempertimbangkan kondisi harga pasar agar tidak justru berdampak negatif pada para pedagang kecil. Bazar akan digelar secara situasional, terutama saat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Salah seorang warga Serpong Utara, Siti (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar ini. Ia bisa berbelanja kebutuhan pokok untuk sahur dan berbuka dengan harga yang ramah di kantong. "Senang sekali, harganya murah banget. Saya beli cabai, minyak, sama beras. Lumayan bisa hemat buat kebutuhan lebaran nanti," ujarnya sambil tersenyum.
Kegiatan Bazar Ramadan ini rencananya akan terus digelar secara bergilir di berbagai titik di Tangsel selama bulan puasa, memastikan semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.