FolksInsight.com - Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertimpa pohon besar yang tumbang di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu dini hari (8 Maret 2026). Peristiwa nahas ini terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut sekitar pukul 02.31 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan bahwa pohon tersebut roboh dan langsung menimpa korban yang sedang melintas dengan sepeda motor. Akibat hantaman tersebut, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Identitas korban hingga saat ini belum diketahui secara pasti.
Petugas gabungan segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah dan penanganan pohon tumbang yang sempat menutup sebagian badan jalan. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Brimob Kelapa Dua guna proses identifikasi lebih lanjut dan penanganan jenazah. Saat ini, petugas dari dinas terkait masih bekerja untuk membersihkan puing-puing pohon agar lalu lintas kembali normal dan aman bagi pengguna jalan.
Hujan intensitas lebat dan angin kencang yang terjadi pada dini hari tersebut tidak hanya menyebabkan pohon tumbang, tetapi juga memicu genangan air di sejumlah wilayah Jakarta. Berdasarkan data terbaru BPBD DKI Jakarta pada Minggu pagi, tercatat 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 1,5 meter.
Ketinggian genangan tertinggi dilaporkan mencapai 1,5 meter di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi menjadi pemicu utama banjir di berbagai titik tersebut.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan sejumlah personel untuk memantau kondisi genangan secara langsung di lapangan. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal. Upaya ini dilakukan agar genangan dapat surut secepat mungkin dan mengurangi dampak bagi warga.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air lebih lanjut, terutama di daerah rawan banjir. Masyarakat diminta menghindari melintasi genangan jika tidak mendesak serta berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca ekstrem. Dalam situasi darurat, warga dapat segera menghubungi nomor telepon 112 yang merupakan layanan panggilan darurat gratis dan beroperasi 24 jam nonstop.
Kejadian pohon tumbang yang menewaskan satu orang ini menjadi pengingat akan risiko cuaca ekstrem di musim hujan. Petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar. Hingga siang hari Minggu tersebut, upaya evakuasi dan pembersihan masih berlangsung di Jalan Raya Lenteng Agung serta titik-titik banjir lainnya di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.



