NASIONAL
Peristiwa
Warga Geger! Situs Megalitikum Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Lokasi Tambang Ilegal Dongi-Dongi
Tim Redaksi
05 Mar 2026 05:38
1,900 kali
Gambar Ilustrasi
"Ditemukan di daerah perusahaan. Ini daerah perusahaan. Kalau tidak diselamatkan, situs ini bisa digali semua," ujar warga tersebut dalam video yang beredar, menggambarkan ancaman nyata yang dihadapi situs bersejarah itu.
FolksInsight.com - Penemuan mengejutkan terjadi di kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Sulawesi Tengah. Seorang warga di Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, menemukan sebuah situs megalitikum yang diduga merupakan peninggalan kuno, tepat di area pertambangan emas ilegal. Temuan ini langsung mengundang perhatian publik karena lokasinya yang terancam oleh aktivitas penambangan liar.
Informasi mengenai penemuan situs tersebut tersebar luas melalui sebuah video yang diterima di Palu pada Kamis. Dalam rekaman video itu, terlihat seorang warga menunjukkan sebuah batu besar dengan ukiran yang menyerupai wajah manusia. Bentuknya mirip dengan batu kalamba, yaitu sejenis batu berbentuk bulat atau tempayan yang banyak ditemukan di kawasan Lembah Napu, yang juga berada di Kabupaten Poso.
Keberadaan situs ini langsung menjadi sorotan karena lokasinya berada di wilayah konsesi pertambangan. Warga yang menemukannya mengungkapkan kekhawatiran mendalam. Pasalnya, area di sekitar situs tersebut akan segera digali menggunakan alat berat. Saat ini, di lokasi yang sama juga sudah terlihat area perendaman tanah untuk proses pengolahan emas.
"Ditemukan di daerah perusahaan. Ini daerah perusahaan. Kalau tidak diselamatkan, situs ini bisa digali semua," ujar warga tersebut dalam video yang beredar, menggambarkan ancaman nyata yang dihadapi situs bersejarah itu.
Ukuran batu yang ditemukan terbilang cukup besar dan memiliki ciri khas unik yang menambah nilai penting dari temuan ini. Para ahli sejarah dan arkeologi selama ini memang mencatat bahwa kawasan Sulawesi Tengah, khususnya Lembah Napu dan sekitarnya, merupakan salah satu lokasi penting dengan konsentrasi peninggalan megalitikum tertinggi di Indonesia. Peninggalan seperti batu kalamba, waruga, dan batu berlukis diperkirakan berasal dari masa ribuan tahun lalu dan menyimpan misteri tentang peradaban kuno di Nusantara.
Namun, signifikansi temuan ini justru berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan. Kawasan Dongi-Dongi sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Sulawesi Tengah. Meskipun pemerintah daerah sempat menutup secara permanen aktivitas pertambangan di wilayah tersebut pada Desember 2021, kenyataannya aktivitas penambangan liar dilaporkan masih marak terjadi.
Keberadaan aktivitas penambangan liar ini menimbulkan ancaman ganda. Pertama, ancaman terhadap ekosistem hutan konservasi di Taman Nasional Lore Lindu yang merupakan kawasan lindung dengan keanekaragaman hayati tinggi. Kedua, yang kini menjadi sorotan adalah ancaman terhadap kelestarian warisan budaya yang tak ternilai harganya.
Situs megalitikum yang baru ditemukan ini kini berada dalam situasi genting. Tanpa upaya penyelamatan dan perlindungan yang cepat dari pihak berwenang, bukan tidak mungkin peninggalan sejarah yang mungkin berusia ribuan tahun ini akan hancur oleh gigi-gigi baja alat berat yang digunakan untuk menambang emas. Masyarakat berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk melakukan investigasi, penyelamatan situs, serta penertiban aktivitas pertambangan ilegal di kawasan tersebut sebelum semuanya terlambat.