BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Langit cerah | 10°C

Warga Geger! Situs Megalitikum Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Lokasi Tambang Ilegal Dongi-Dongi

Warga Geger! Situs Megalitikum Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Lokasi Tambang Ilegal Dongi-Dongi
"Ditemukan di daerah perusahaan. Ini daerah perusahaan. Kalau tidak diselamatkan, situs ini bisa digali semua," ujar warga tersebut dalam video yang beredar, menggambarkan ancaman nyata yang dihadapi situs bersejarah itu.
FolksInsight.com - Penemuan mengejutkan terjadi di kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Sulawesi Tengah. Seorang warga di Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, menemukan sebuah situs megalitikum yang diduga merupakan peninggalan kuno, tepat di area pertambangan emas ilegal. Temuan ini langsung mengundang perhatian publik karena lokasinya yang terancam oleh aktivitas penambangan liar.

Informasi mengenai penemuan situs tersebut tersebar luas melalui sebuah video yang diterima di Palu pada Kamis. Dalam rekaman video itu, terlihat seorang warga menunjukkan sebuah batu besar dengan ukiran yang menyerupai wajah manusia. Bentuknya mirip dengan batu kalamba, yaitu sejenis batu berbentuk bulat atau tempayan yang banyak ditemukan di kawasan Lembah Napu, yang juga berada di Kabupaten Poso.
Ads

Keberadaan situs ini langsung menjadi sorotan karena lokasinya berada di wilayah konsesi pertambangan. Warga yang menemukannya mengungkapkan kekhawatiran mendalam. Pasalnya, area di sekitar situs tersebut akan segera digali menggunakan alat berat. Saat ini, di lokasi yang sama juga sudah terlihat area perendaman tanah untuk proses pengolahan emas.

"Ditemukan di daerah perusahaan. Ini daerah perusahaan. Kalau tidak diselamatkan, situs ini bisa digali semua," ujar warga tersebut dalam video yang beredar, menggambarkan ancaman nyata yang dihadapi situs bersejarah itu.

Ukuran batu yang ditemukan terbilang cukup besar dan memiliki ciri khas unik yang menambah nilai penting dari temuan ini. Para ahli sejarah dan arkeologi selama ini memang mencatat bahwa kawasan Sulawesi Tengah, khususnya Lembah Napu dan sekitarnya, merupakan salah satu lokasi penting dengan konsentrasi peninggalan megalitikum tertinggi di Indonesia. Peninggalan seperti batu kalamba, waruga, dan batu berlukis diperkirakan berasal dari masa ribuan tahun lalu dan menyimpan misteri tentang peradaban kuno di Nusantara.

Namun, signifikansi temuan ini justru berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan. Kawasan Dongi-Dongi sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Sulawesi Tengah. Meskipun pemerintah daerah sempat menutup secara permanen aktivitas pertambangan di wilayah tersebut pada Desember 2021, kenyataannya aktivitas penambangan liar dilaporkan masih marak terjadi.
Ads

Keberadaan aktivitas penambangan liar ini menimbulkan ancaman ganda. Pertama, ancaman terhadap ekosistem hutan konservasi di Taman Nasional Lore Lindu yang merupakan kawasan lindung dengan keanekaragaman hayati tinggi. Kedua, yang kini menjadi sorotan adalah ancaman terhadap kelestarian warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Situs megalitikum yang baru ditemukan ini kini berada dalam situasi genting. Tanpa upaya penyelamatan dan perlindungan yang cepat dari pihak berwenang, bukan tidak mungkin peninggalan sejarah yang mungkin berusia ribuan tahun ini akan hancur oleh gigi-gigi baja alat berat yang digunakan untuk menambang emas. Masyarakat berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk melakukan investigasi, penyelamatan situs, serta penertiban aktivitas pertambangan ilegal di kawasan tersebut sebelum semuanya terlambat.
Ads

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!