NASIONAL
Peristiwa
Tragedi di Bantargebang! Gunungan Sampah Longsor, Tiga Tewas dan Truk-Truk Tertimbun
Tim Redaksi
09 Mar 2026 09:46
290 kali
Gambar Ilustrasi
"Identitas korban yaitu Enda Widayanti (25 tahun), Sumine (60) keduanya pemilik warung, sedangkan satu lagi korban Dedi Sutrisno merupakan sopir truk," ucap Desiana.
FolksInsight.com - Bencana longsor melanda Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Ahad sore, 8 Maret 2026. Gunungan sampah setinggi puluhan meter runtuh dan menimbun sejumlah truk serta warung di sekitarnya. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa peristiwa ini telah menewaskan tiga orang.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengidentifikasi ketiga korban meninggal dunia. Mereka adalah Enda Widayanti (25 tahun) dan Sumine (60 tahun), keduanya merupakan pemilik warung di lokasi kejadian, serta Dedi Sutrisno yang berprofesi sebagai sopir truk.
"Identitas korban yaitu Enda Widayanti (25 tahun), Sumine (60) keduanya pemilik warung, sedangkan satu lagi korban Dedi Sutrisno merupakan sopir truk," ucap Desiana.
Masih Banyak yang Tertimbun
Tim SAR gabungan hingga saat ini masih melakukan pencarian dan evakuasi. Desiana menambahkan bahwa pendataan masih terus berlangsung karena banyak kendaraan truk sampah dan warung yang masih tertimbun material longsor.
"Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban," katanya.
Polda Metro Jaya juga menduga masih ada sejumlah korban lain yang belum ditemukan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa beberapa truk sampah ikut tertimbun dalam longsor yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di TPST DKI Zona 4C, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.
"Diduga masih terdapat korban lain yang belum ditemukan, serta beberapa truk sampah yang turut tertimbun material longsor," kata Budi, Ahad malam.
Evakuasi Terus Dilakukan
Tim SAR gabungan telah mengerahkan sejumlah personel dari unit Siaga SAR Bekasi, BPBD Kota Bekasi, dan BPBD Provinsi DKI Jakarta. Alat berat juga diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban dan material yang tertimbun.
Polda Metro Jaya memastikan telah melakukan penanganan di lapangan sejak kejadian berlangsung. "Terkait peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Polda Metro Jaya telah melakukan penanganan di lapangan," kata Budi.
Hujan Picu Longsor
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial Instagram yang diunggah akun @lbj_jakarta memperlihatkan detik-detik longsornya gunung sampah Bantargebang. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB.
"Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi sejak siang tadi. Kondisi gundukan sampah yang sudah mencapai ketinggian kritis membuatnya tidak stabil, hingga akhirnya material sampah tumpah menutupi akses jalan dan mengubur truk-truk yang sedang mengantre untuk proses bongkar muat," tulis akun tersebut.
TPST Bantargebang merupakan tempat pembuangan akhir utama bagi sampah dari DKI Jakarta. Ketinggian gunungan sampah yang sudah mencapai titik kritis dan curah hujan tinggi menjadi faktor utama penyebab longsor. Tim SAR terus bekerja untuk mencari kemungkinan adanya korban lain yang masih tertimbun.