BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Sedikit berawan | 7°C

Baru 3 Hari, Dua Bayi Berturut-turut Ditemukan di Jaksel, Kali Ini di Depan SD

Baru 3 Hari, Dua Bayi Berturut-turut Ditemukan di Jaksel, Kali Ini di Depan SD
"Saksi kedua dan saksi pertama langsung melihat barang tersebut dan dilihatnya sesosok bayi yang masih hidup dibalut selimut bercorak bunga," kata AKBP Murodih.
FolksInsight.com - Peristiwa penemuan bayi kembali mengguncang Jakarta Selatan. Hanya berselang dua hari setelah seorang bayi perempuan ditemukan di kawasan Pasar Minggu, warga Kebayoran Baru kini dihebohkan dengan penemuan bayi laki-laki yang masih hidup di depan sebuah sekolah dasar.

Sesosok bayi laki-laki dalam kondisi selamat ditemukan di dekat pintu masuk SD Tarakanita I yang berlokasi di Jalan Barito II Nomor 54, RT 02/04, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bayi malang itu pertama kali terlihat pada Rabu (4/3/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Ads

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Murodih, membenarkan kejadian tersebut. "Telah ditemukan bayi laki-laki dalam posisi masih hidup di bawah pohon samping taman pintu masuk SD Tarakanita I," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Kronologi penemuan bermula ketika seorang guru yang tiba lebih awal di sekolah untuk persiapan mengajar melihat sebuah barang mencurigakan tergeletak di samping taman. Karena curiga, guru tersebut kemudian memanggil satpam sekolah untuk bersama-sama memeriksa benda tersebut.

"Saksi kedua dan saksi pertama langsung melihat barang tersebut dan dilihatnya sesosok bayi yang masih hidup dibalut selimut bercorak bunga," kata AKBP Murodih.

Mengetahui hal itu, satpam sekolah segera melaporkan temuan tersebut kepada ketua RW setempat. Ketua RW pun langsung berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela. Tak lama kemudian, petugas piket fungsi tiba di lokasi kejadian pada pukul 05.00 WIB untuk melakukan penanganan awal.
Ads

Setelah proses identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP), bayi laki-laki tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru pada pukul 06.00 WIB untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan perawatan dari dokter. Kondisi bayi dilaporkan stabil setelah mendapatkan penanganan.

Selanjutnya, bayi tersebut diserahkan kepada Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut. Sementara itu, proses penyelidikan kasus ini kini ditangani oleh Polsek Kebayoran Baru.
Ads

Dari hasil penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, polisi berhasil mengidentifikasi sosok yang diduga sebagai pelaku pembuangan. "Dari rekaman CCTV diketahui ada seorang laki-laki meletakkan bayi sekitar pukul 03.05 WIB," ungkap AKBP Murodih.

Penemuan bayi laki-laki ini menjadi kasus kedua yang terpublikasi luas di wilayah Jakarta Selatan dalam kurun waktu hanya tiga hari terakhir. Sebelumnya, pada Selasa sore (3/3/2026), warga Pasar Minggu dikejutkan dengan penemuan bayi perempuan berusia dua hari bernama Ameera Ramadhani.

Bayi Ameera ditemukan dalam kondisi masih hidup di dalam gerobak nasi uduk yang terparkir di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya, RT 01/02, Kelurahan Pasar Minggu. Berdasarkan keterangan kepolisian, bayi tersebut diduga ditinggalkan oleh kakaknya yang masih berusia 12 tahun, Zidan, setelah ibu mereka meninggal dunia.

Dua kejadian beruntun ini menyita perhatian publik dan memunculkan keprihatinan mendalam. Pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik pembuangan bayi di Kebayoran Baru, serta memberikan pendampingan psikologis dan sosial bagi kedua bayi yang selamat.

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!