KESEHATAN
Kesehatan
Waspada Mudik! Dokter Ingatkan Orang Tua Segera Lengkapi Vaksin Campak Anak Sebelum Lebaran
Tim Redaksi
12 Mar 2026 20:12
3,861 kali
Gambar Ilustrasi
Menurut dr. Elsa, masih banyak orang tua yang belum menyadari urgensi vaksin campak dan cenderung menganggapnya tidak terlalu penting dibandingkan vaksin lainnya. Padahal, imunisasi ini bersifat krusial karena berfungsi sebagai tameng utama untuk melindungi anak dari risiko komplikasi serius yang dapat ditimbulkan oleh penyakit campak.
FolksInsight.com - Menjelang Hari Raya Lebaran yang identik dengan tradisi mudik dan berkumpul bersama keluarga besar, para orang tua diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan penyakit pada anak. Mobilitas tinggi dan interaksi dengan banyak orang selama periode mudik dinilai dapat menjadi celah besar penyebaran berbagai virus, terutama campak yang saat ini dilaporkan tengah mengalami peningkatan kasus atau wabah.
Direktur Rumah Vaksinasi Pusat, dokter Elsa Hufaidah, menegaskan bahwa campak bukanlah penyakit ringan. Virus ini memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi dan cepat. Ia menjelaskan bahwa dalam satu kasus, seorang pasien yang terinfeksi campak dapat menularkan penyakit tersebut kepada sekitar sebelas orang lainnya. Angka penularan yang tinggi ini menjadikan campak sebagai ancaman serius, terutama di tengah keramaian arus mudik.
"Orang tua harus memastikan anak-anak mereka terutama yang balita untuk mendapatkan vaksin campak secara lengkap sebelum melakukan perjalanan mudik. Karena mobilitas masyarakat yang tinggi saat Lebaran, potensi penularan pun semakin besar," ujar dr. Elsa dalam wawancaranya di kawasan Jakarta Timur pada Kamis (12/3/2026).
Menurut dr. Elsa, masih banyak orang tua yang belum menyadari urgensi vaksin campak dan cenderung menganggapnya tidak terlalu penting dibandingkan vaksin lainnya. Padahal, imunisasi ini bersifat krusial karena berfungsi sebagai tameng utama untuk melindungi anak dari risiko komplikasi serius yang dapat ditimbulkan oleh penyakit campak.
Ia memaparkan, komplikasi akibat campak tidak bisa dianggap sepele. Virus ini dapat memicu berbagai kondisi medis berat seperti radang paru-paru atau pneumonia yang dapat mengganggu pernapasan, diare berat yang berisiko menyebabkan dehidrasi kritis, hingga infeksi telinga yang berpotensi mengakibatkan gangguan pendengaran permanen pada anak.
"Campak ini vaksinnya sangat penting, karena campak bisa mengalami komplikasi yang serius. Campak berat bisa menyebabkan radang paru atau pneumonia, kemudian radang otak atau ensefalitis, serta diare yang terus-menerus," jelas dr. Elsa lebih lanjut.
Ensefalitis atau radang otak merupakan komplikasi paling serius yang dapat berakibat fatal atau menyebabkan kerusakan saraf jangka panjang. Melihat besarnya risiko tersebut, dr. Elsa mendorong para orang tua untuk tidak menunda pemberian vaksin. Ia menekankan bahwa perlindungan optimal hanya dapat dicapai jika anak menerima vaksin campak secara lengkap sesuai jadwal yang dianjurkan sebelum melakukan perjalanan mudik.
Pemeriksaan status vaksinasi anak sebelum arus mudik dimulai menjadi langkah preventif yang sangat bijak. Dengan memastikan sistem imun anak terbangun dengan baik, orang tua tidak hanya melindungi buah hati mereka, tetapi juga turut membantu memutus rantai penularan campak di tengah masyarakat. Mengingat masa inkubasi virus dan tingginya interaksi selama Lebaran, persiapan sejak dini adalah kunci utama untuk mewujudkan mudik yang sehat dan aman bagi seluruh anggota keluarga.
Sumber: Republika