BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Langit cerah | 10°C

Kenali Gejala Tubuh Kelebihan Gula dan Cara Mengendalikannya Sebelum Terlambat

Kenali Gejala Tubuh Kelebihan Gula dan Cara Mengendalikannya Sebelum Terlambat
Menurut informasi yang dikutip dari pafikotatanjungbalai.org, terdapat sejumlah tanda tubuh ketika kadar gula berada di atas normal, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkannya.

Kebiasaan mengonsumsi makanan manis, minuman berpemanis, hingga produk olahan tinggi gula tambahan dapat menyebabkan tubuh mengalami kelebihan gula atau hiperglikemia. Kondisi ini bukan hanya memicu gangguan metabolik, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kronis apabila dibiarkan terus-menerus.

Menurut informasi yang dikutip dari pafikotatanjungbalai.org, terdapat sejumlah tanda tubuh ketika kadar gula berada di atas normal, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkannya.

Berikut tanda-tanda tubuh kelebihan gula yang perlu diwaspadai:

Ads

1. Sering Merasa Haus dan Banyak Buang Air Kecil

Kadar gula darah tinggi membuat tubuh berusaha mengeluarkan kelebihan gula melalui urine. Akibatnya, Anda lebih sering buang air kecil dan tubuh menjadi kekurangan cairan, sehingga muncul rasa haus berlebihan.

2. Mudah Lapar Meski Baru Makan

Gula berlebih menyebabkan tubuh kesulitan memanfaatkan glukosa sebagai energi, sehingga otak mengirimkan sinyal lapar meski tubuh tidak benar-benar kekurangan kalori.

3. Cepat Lelah dan Mengantuk

Kelebihan gula dapat membuat kadar energi tidak stabil, sehingga tubuh terasa lemah, mudah mengantuk, dan sulit fokus.

4. Berat Badan Naik tanpa Sebab Jelas

Asupan gula berlebih menumpuk menjadi lemak di hati dan perut. Ini terjadi meski seseorang tidak selalu makan berlebihan.

Ads

5. Kulit Terasa Kering dan Mudah Gatal

Dehidrasi akibat sering buang air kecil dapat menyebabkan kulit kering dan mudah iritasi.

6. Penglihatan Kabur

Kadar gula yang terlalu tinggi memengaruhi cairan di lensa mata, sehingga penglihatan bisa tampak buram sementara.

Ads

7. Luka Sulit Sembuh

Gula tinggi mengganggu sirkulasi darah dan sistem imun, membuat luka menjadi lebih lama pulih.

Cara Mengatasi Kelebihan Gula dalam Tubuh

1. Atur Pola Makan

Batasi minuman manis, kue, permen, dan makanan olahan

Perbanyak konsumsi sayuran, buah rendah gula, kacang, dan biji-bijian

2. Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan gula sebagai energi dan meningkatkan sensitivitas insulin.

3. Banyak Minum Air Putih

Air membantu ginjal membuang kelebihan gula melalui urine.

4. Jaga Berat Badan Ideal

Menurunkan berat badan 5–10% saja dapat memperbaiki kontrol gula darah.

5. Makan dalam Porsi Terkontrol

Cobalah makan lebih sering dengan porsi kecil, untuk menjaga gula darah tetap stabil.

6. Kendalikan Stres

Hormon stres seperti kortisol bisa meningkatkan gula darah. Meditasi, relaksasi, hingga jalan santai sangat disarankan.

7. Cek Gula Darah Secara Berkala

Jika memiliki riwayat keluarga diabetes atau mengalami gejala di atas, pemeriksaan gula darah secara rutin sangat dianjurkan.

Catatan:

Jika gejala tidak membaik atau makin sering muncul, segera konsultasikan ke dokter atau tenaga medis. Penanganan sejak dini dapat mencegah terjadinya diabetes dan komplikasi lainnya.

ilustrasi
ilustrasi
#Konsultasi #Gula

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!