BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Sedikit berawan | 7°C

Tanggul Jebol, 16 Desa di Klaten Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi

Tanggul Jebol, 16 Desa di Klaten Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi
BPBD Kabupaten Klaten mencatat sedikitnya 120 warga setempat terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Sebagian besar dari mereka kini menghuni Gedung Serbaguna Desa Cawas yang dijadikan posko pengungsian darurat. Di lokasi pengungsian, para pengungsi tampak beristirahat di atas tikar seadanya dengan membawa barang-barang penting yang berhasil mereka selamatkan. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus berupaya memberikan bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi para pengungsi.
FolksInsight.com - Bencana banjir melanda Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, setelah tanggul Sungai Dengkeng jebol akibat curah hujan tinggi pada Selasa (3/3/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten mencatat sebanyak 16 desa yang tersebar di lima kecamatan terdampak langsung luapan air. Ratusan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pantauan di lokasi bencana pada Rabu (4/3/2026) menunjukkan kepanikan masih terlihat di sejumlah titik. Di Kecamatan Cawas, yang menjadi salah satu wilayah terparah, warga tampak sibuk menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah mereka yang terendam. Di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Anas Bin Malik, Cawas, para pengurus pondok dan santri bahu-membahu memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi. Aktivitas belajar mengajar di pondok pesantren tersebut terpaksa dihentikan sementara karena seluruh area tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi antara 50 sentimeter hingga satu meter.
Ads

Tidak hanya pemukiman dan pondok pesantren, fasilitas pendidikan juga menjadi korban keganasan air. Sekolah Dasar Negeri 2 Plosowangi di Kecamatan Cawas tampak dikepung banjir. Seorang relawan desa terlihat berada di halaman sekolah yang seluruhnya terendam air. Akibatnya, pelaksanaan ujian tengah semester yang sedang berlangsung terpaksa ditunda hingga situasi membaik. Orang tua murid dan guru cemas melihat genangan air yang merendam ruang kelas.

BPBD Kabupaten Klaten mencatat sedikitnya 120 warga setempat terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Sebagian besar dari mereka kini menghuni Gedung Serbaguna Desa Cawas yang dijadikan posko pengungsian darurat. Di lokasi pengungsian, para pengungsi tampak beristirahat di atas tikar seadanya dengan membawa barang-barang penting yang berhasil mereka selamatkan. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus berupaya memberikan bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi para pengungsi.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan pendataan dan evakuasi di sejumlah desa terdampak. Curah hujan yang masih berpotensi turun dalam beberapa hari ke depan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi warga dan petugas di lapangan. Pemerintah daerah setempat mengimbau warga yang tinggal di bantaran Sungai Dengkeng untuk tetap waspada dan siaga menghadapi kemungkinan banjir susulan.

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!