NASIONAL
Peristiwa
Siap-siap Saldo Masuk! GoTo Mulai Cairkan Bonus Hari Raya Ojol Rp110 M, Naik Dua Kali Lipat
Tim Redaksi
04 Mar 2026 23:15
2,725 kali
Gambar Ilustrasi
Yang menarik, total alokasi anggaran BHR tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, GoTo menggelontorkan dana Rp50 miliar, sementara tahun ini melonjak menjadi Rp110 miliar. Peningkatan signifikan ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi.
FolksInsight.com - Kabar gembira datang bagi para mitra pengemudi Gojek. Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara resmi memulai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan tahun 2026 mulai Rabu (4/3/2026) hingga Jumat (6/3/2026). Total anggaran yang disiapkan perusahaan mencapai angka fantastis, yaitu Rp110 miliar, yang akan disalurkan langsung melalui saldo GoPay para mitra. Langkah ini merupakan wujud komitmen GoTo dalam mengapresiasi dedikasi para pengemudi roda dua dan roda empat yang telah menjaga kualitas layanan selama setahun terakhir.
Pembayaran BHR ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang diumumkan pada Selasa (3/3/2026) oleh sejumlah menteri, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pemerintah mendorong perusahaan platform digital untuk memberikan apresiasi kepada mitra pengemudi menjelang hari raya.

Direktur Utama/CEO GoTo, Hans Patuwo, menegaskan bahwa pemberian BHR bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga simbol semangat kekeluargaan yang selalu dijaga perusahaan. "Kami bersyukur para Mitra terus mempercayakan Gojek dan GoTo sebagai tempat memperoleh pendapatan dan tumbuh bersama. Dengan semangat ini, kami menyalurkan BHR sebagai bentuk apresiasi GoTo atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas serta keandalan layanan kepada pelanggan dalam 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan," katanya dalam siaran pers.
Yang menarik, total alokasi anggaran BHR tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, GoTo menggelontorkan dana Rp50 miliar, sementara tahun ini melonjak menjadi Rp110 miliar. Peningkatan signifikan ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi.
Besaran BHR yang diterima mitra bervariasi tergantung pada kinerja dan produktivitas. Untuk mitra roda dua, kisaran bonus mulai dari Rp150 ribu hingga kategori tertinggi sebesar Rp900 ribu. Sementara mitra roda empat akan menerima mulai dari Rp200 ribu hingga maksimal Rp1,6 juta. Khusus untuk kategori nominal terendah, terjadi peningkatan 3-4 kali lipat dibanding tahun lalu, dari sebelumnya Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu untuk roda dua dan Rp200 ribu untuk roda empat.
Manajemen GoTo menetapkan kriteria penerima BHR berdasarkan dua indikator utama. Pertama, tingkat penggunaan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan yang diukur melalui jam online. Kedua, kualitas pelayanan yang diukur melalui tingkat penerimaan dan penyelesaian order. Dengan kriteria ini, perusahaan memastikan bonus tepat sasaran kepada mitra yang benar-benar aktif dan berkontribusi.

Penerima BHR sendiri dibagi ke dalam dua kelompok besar. Pertama, Mitra Juara, yaitu mitra yang menjadikan Gojek sebagai sumber pendapatan utama dengan produktivitas tinggi dan kualitas layanan baik. Dalam kelompok ini, terdapat enam sub-kategori berdasarkan frekuensi predikat "Mitra Juara" dalam setahun terakhir. Kedua, Mitra Andalan, yakni mitra yang menjadikan Gojek sebagai sumber pendapatan tambahan atau sampingan dengan produktivitas sedang namun tetap menjaga kualitas layanan. Dengan skema ini, diharapkan seluruh mitra dapat merasakan manfaat dan semakin termotivasi untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.