BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Sedikit berawan | 8°C

Presiden Prabowo Siap Bertolak ke Jepang dan Korea Selatan, Agendanya Padat!

Presiden Prabowo Siap Bertolak ke Jepang dan Korea Selatan, Agendanya Padat!
Kunjungan kali ini tercatat sebagai lawatan resmi pertama Presiden Prabowo ke Jepang sejak menjabat sebagai kepala negara. Sebelumnya, pada September 2025, Presiden Prabowo sempat mengunjungi Jepang dalam rangka menghadiri Expo 2025 Osaka, yang saat itu dilakukan dalam kapasitas kunjungan pribadi.
FolksInsight.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke dua negara Asia Timur, yakni Jepang dan Korea Selatan, pada pekan terakhir Maret hingga awal April 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral dan membuka peluang kerja sama strategis di berbagai sektor.

Berdasarkan informasi yang dirilis melalui situs resmi Kementerian Luar Negeri Jepang, Presiden Prabowo akan berada di Negeri Sakura pada tanggal 29 hingga 31 Maret 2026. Selama di Jepang, agenda kenegaraan yang telah disusun antara lain berupa jamuan makan siang kenegaraan bersama Kaisar Jepang, Naruhito. Selain itu, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, juga dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo.
Ads

Pemerintah Jepang menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat atas rencana kunjungan Presiden Prabowo. Dalam keterangan resminya, Kementerian Luar Negeri Jepang menyatakan bahwa lawatan ini akan menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan komprehensif dan strategis yang telah terjalin selama ini.

"Pemerintah Jepang dengan tulus menyambut kunjungan Presiden Prabowo," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang.

Kunjungan kali ini tercatat sebagai lawatan resmi pertama Presiden Prabowo ke Jepang sejak menjabat sebagai kepala negara. Sebelumnya, pada September 2025, Presiden Prabowo sempat mengunjungi Jepang dalam rangka menghadiri Expo 2025 Osaka, yang saat itu dilakukan dalam kapasitas kunjungan pribadi.

Setelah menyelesaikan rangkaian agenda di Jepang, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan. Kunjungan kenegaraan ke Negeri Ginseng ini akan berlangsung mulai 31 Maret hingga 2 April 2026.
Ads

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, akan menjadi agenda utama. Juru bicara Presiden Korea Selatan, Kang Yu-jung, dalam pernyataan tertulisnya mengungkapkan bahwa kedua pemimpin akan membahas berbagai kerja sama praktis yang mencakup beragam sektor.

Pembahasan tersebut meliputi bidang perdagangan, investasi, industri pertahanan dan keamanan, kecerdasan buatan (artificial intelligence), infrastruktur, pembuatan kapal, energi nuklir, transisi energi, hingga sektor kebudayaan. Cakupan yang luas ini menunjukkan ambisi kedua negara untuk memperdalam hubungan bilateral yang telah berjalan selama ini.
Ads

Selain kerja sama bilateral, Presiden Prabowo dan Presiden Lee Jae Myung juga diagendakan untuk berdiskusi mengenai peningkatan hubungan antara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dengan Korea Selatan. Pembahasan ini menjadi penting mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu negara pendiri dan pemain kunci di kawasan Asia Tenggara.

Tidak hanya itu, kedua pemimpin juga direncanakan akan bertukar pandangan mengenai situasi keamanan regional dan isu-isu global yang menjadi perhatian bersama. Topik-topik yang akan dibahas antara lain perkembangan situasi di Semenanjung Korea yang dinamis serta eskalasi konflik di kawasan Asia Barat yang tengah memanas.

Rangkaian kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi dengan mitra-mitra strategis di kawasan Asia Timur. Kunjungan ini juga diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan konkret yang akan membawa manfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Sumber: Tempo

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!