BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Langit cerah | 7°C

Liang Wenfeng, Jenius Matematika Pendiri DeepSeek dengan Harta Rp715 Triliun

Liang Wenfeng, Jenius Matematika Pendiri DeepSeek dengan Harta Rp715 Triliun
Liang Wenfeng, pendiri DeepSeek, menjadi salah satu konglomerat terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai Rp715 triliun. Pria lulusan Zhejiang University ini dikenal sebagai jenius matematika yang mengubah lanskap kecerdasan buatan global.

FolksInsight.com - Liang Wenfeng, seorang pengusaha asal China, mencuri perhatian dunia setelah namanya masuk dalam jajaran konglomerat terkaya berkat kesuksesan perusahaan kecerdasan buatan (AI) yang didirikannya, DeepSeek. Pria kelahiran 1985 ini memiliki kekayaan bersih mencapai US$36 miliar atau setara Rp715 triliun (asumsi kurs Rp19.861 per dolar AS) pada Juli 2026, menurut Bloomberg Billionaires Index. Angka tersebut menjadikannya sebagai pendiri perusahaan model AI terkaya di dunia.

Liang bukanlah sosok yang tiba-tiba muncul di industri teknologi. Ia menempuh pendidikan teknik elektronik di Zhejiang University dan mulai menulis algoritma AI untuk memilih saham sejak masa kuliah. Setelah lulus, ia mendirikan perusahaan investasi Jacobi sebelum meluncurkan High-Flyer bersama dua teman kampusnya pada 2015. Pada 2019, ia mendirikan High-Flyer AI yang fokus pada riset algoritma AI dan aplikasi dasarnya, dengan aset kelolaan mencapai lebih dari 10 miliar yuan.

Pivot Liang ke industri AI melalui DeepSeek membawa dampak besar bagi pasar teknologi global. Peluncuran chatbot DeepSeek sempat mengguncang saham teknologi Amerika Serikat dan menghapus hampir satu triliun dolar dari nilai pasar perusahaan-perusahaan besar. Meski demikian, Liang dikenal bukan sosok yang digerakkan oleh uang. Dalam wawancaranya dengan media China 36Kr pada 2023, ia menyatakan bahwa hal menarik tidak bisa diukur semata dari nilainya. DeepSeek kini memiliki valuasi konservatif setidaknya US$1 miliar, dan Liang menguasai sekitar 84% saham perusahaan yang berbasis di Hangzhou tersebut.

Ads

Atas pencapaiannya, Liang masuk dalam daftar 100 Most Influential People in AI versi majalah Time dan Most Powerful People in Business versi Fortune pada 2025. Ia sering dijuluki sebagai Sam Altman-nya China, bahkan dibandingkan dengan Jim Simons, pelopor investasi kuantitatif. Dengan latar belakang matematika dan kecerdasan buatannya, Liang Wenfeng menjadi salah satu tokoh kunci yang mengubah peta persaingan industri AI global.

Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

#berita #terkini

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!