FolksInsight.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa sebanyak 26.385 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat telah memenuhi kriteria operasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas di sela konferensi pers mengenai peningkatan kualitas layanan MBG dan SPPG terpencil yang digelar di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Zulhas menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengoperasikan dapur MBG baru selama masa pembenahan tata kelola. Menurutnya, penataan internal menjadi prioritas utama sebelum program diperluas. "Penataan ini memang tidak ada yang baru dulu. Penataan dulu. Kami lagi membereskan internal dulu," ujar Zulhas.
Zulhas mengungkapkan bahwa jumlah titik SPPG saat ini mencapai 27.877 titik, atau membengkak 6.877 titik dari rencana awal sekitar 21.000 titik. Pembengkakan tersebut berpotensi menimbulkan pemborosan hingga Rp12 triliun per tahun. Selain itu, terjadi lonjakan titik SPPG di daerah 3T dari target semula 2.000 titik menjadi 8.617 titik.
Dalam satu bulan ke depan, pemerintah berkomitmen menata dan membenahi berbagai temuan, mulai dari titik SPPG yang sempat diperjualbelikan, pemetaan sekolah penerima MBG, pembenahan kualitas dapur, hingga verifikasi laporan penerima manfaat MBG. Langkah ini diharapkan membuat program dapat berjalan sesuai harapan.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia


