FolksInsight.com - Raksasa layanan streaming Netflix dikabarkan akan kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 5 persen dari total karyawannya. Rencana ini diperkirakan diumumkan paling cepat pada pekan depan, menurut laporan Puck News yang dikutip dari sumber yang mengetahui permasalahan tersebut. Netflix sendiri menolak memberikan komentar atas laporan ini.
Berdasarkan data yang dihimpun, Netflix memiliki sekitar 16 ribu karyawan tetap pada akhir tahun lalu. Dengan pemangkasan 5 persen, maka sekitar 800 karyawan berpotensi kehilangan pekerjaan. PHK besar-besaran terakhir yang dilakukan Netflix terjadi pada 2022, ketika perusahaan memutus hubungan kerja terhadap ratusan karyawan akibat pertumbuhan yang melambat dan kehilangan pelanggan.
Langkah efisiensi ini diambil di tengah persaingan pasar streaming yang semakin ketat. Perusahaan media terus melakukan konsolidasi, sementara YouTube semakin menguasai pangsa penonton dan belanja iklan. Netflix sendiri terus berupaya mendiversifikasi sumber pendapatannya dengan berinvestasi di sektor periklanan, program siaran langsung, dan gim.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Netflix mengenai jumlah pasti karyawan yang akan terdampak maupun jadwal pengumuman PHK tersebut.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia
