BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Langit cerah | 15°C

Ketua Komisi XIII DPR Beri Catatan ke Perkapi: Bangun Keadilan dan Integritas, Bukan Formalitas

Ketua Komisi XIII DPR Beri Catatan ke Perkapi: Bangun Keadilan dan Integritas, Bukan Formalitas
Ketua Komisi XIII DPR RI memberikan sejumlah catatan kepada Perkapi dalam rapat kerja perdana, menekankan pentingnya membangun keadilan dan integritas, bukan sekadar formalitas. Menteri Hukum Supratman menegaskan komitmen melanjutkan program baik dan memperkuat fungsi hukum nasional.

FolksInsight.com - Ketua Komisi XIII DPR RI memberikan sejumlah catatan kepada Perkumpulan Kader Pengacara Indonesia (Perkapi) dalam rapat kerja perdana yang digelar baru-baru ini. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komisi XIII menekankan bahwa Perkapi harus mampu membangun keadilan dan integritas, bukan sekadar menjalankan formalitas belaka. Catatan ini disampaikan sebagai bagian dari pengawasan DPR terhadap lembaga-lembaga yang bergerak di bidang hukum dan regulasi.

Rapat kerja perdana itu juga dihadiri Menteri Hukum Supratman, yang memaparkan arah kerja Kementerian Hukum pasca pembentukan Kabinet Merah Putih. Supratman menegaskan komitmen kementeriannya untuk melanjutkan program-program baik dari pendahulunya, termasuk penguatan sistem merit dan penempatan pegawai yang kredibel serta berintegritas tinggi. Ia juga menyoroti pentingnya prinsip meaningful participation dalam proses pembentukan undang-undang, sebagaimana disampaikan oleh anggota Komisi XIII, Al Muzzammil Yusuf.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi XIII lainnya, Ali Mazi, menginginkan peningkatan fungsi pembinaan hukum nasional. Ia berharap Kementerian Hukum menempatkan pegawai yang kredibel dan berintegritas, terutama pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (KI). Menanggapi hal itu, Supratman menyatakan bahwa Kementerian Hukum akan terus melakukan evaluasi dan harmonisasi terhadap seluruh peraturan perundang-undangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Ads

Selain itu, Kementerian Hukum juga tengah mengintegrasikan Politeknik Pengayoman Indonesia di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum. Langkah ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian PANRB dan saat ini tengah mempersiapkan program studi baru di bidang peraturan perundang-undangan, kekayaan intelektual, dan Hak Asasi Manusia. Supratman menegaskan bahwa pihaknya akan meneruskan hal-hal baik yang telah dirintis, termasuk keberadaan Politeknik Pengayoman Indonesia dalam satu atap di bawah BPSDM Hukum.

Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

#berita #terkini

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!