NASIONAL
Peristiwa
DPR Peringatkan Pemerintah: Jangan Sampai Harga Pangan Melonjak Jelang Lebaran!
Tim Redaksi
04 Mar 2026 23:08
976 kali
Gambar Ilustrasi
"Karena itu, saya mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait memastikan distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat," kata Rajiv dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
FolksInsight.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mengingatkan pemerintah untuk serius menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Politikus dari daerah pemilihan Jawa Barat ini menyoroti potensi lonjakan harga yang kerap terjadi setiap kali memasuki bulan Ramadan hingga Lebaran. Menurutnya, peningkatan permintaan masyarakat terhadap bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, daging, dan telur harus diantisipasi sejak dini agar tidak memberatkan daya beli masyarakat.
"Karena itu, saya mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait memastikan distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat," kata Rajiv dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan, dan pangan, Rajiv berkomitmen untuk terus memantau secara langsung kondisi ketersediaan pangan di daerah pemilihannya, yaitu Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Ia berharap produksi pertanian lokal dapat menjadi penopang utama kebutuhan masyarakat, terutama ketika permintaan sedang meningkat tajam seperti saat Lebaran.
"Saya yang diberikan amanah oleh masyarakat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, akan terus memantau kondisi ketersediaan pangan di sini. Saya akan serap aspirasi dari masyarakat untuk disampaikan di Jakarta (DPR RI)," ucap dia.
Di sela-sela masa reses DPR RI Masa Sidang III Tahun 2025-2026, Rajiv juga menyempatkan diri untuk berbagi dengan masyarakat. Ia membagikan sebanyak 30.000 paket sembako kepada warga di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini diawali dari Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sebagai bentuk kepedulian di tengah nuansa bulan Ramadan.
"Saya akan berikan kenang-kenangan berupa paket sembako, mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban masyarakat di Kecamatan Ciparay. Semoga bermanfaat di tengah nuansa bulan Ramadan ini," ucap Rajiv.
Selain bantuan sembako, Rajiv membeberkan bahwa selama satu tahun menjabat sebagai wakil rakyat, ia telah menyalurkan berbagai program kepada masyarakat. Program tersebut meliputi Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), kultivator, bantuan bibit, hingga program bioflok perikanan. Bantuan-bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani dan nelayan di daerah pemilihannya.
Ia pun mengingatkan kelompok tani penerima bantuan agar tidak menyalahgunakan bantuan yang diberikan. Rajiv menegaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan bagi kepentingan bersama, bukan untuk dijual kembali demi keuntungan pribadi. "Saya ingatkan kepada kelompok-kelompok tani yang dapat bantuan, tolong jangan pernah itu dijual lagi. Itu untuk masyarakat, untuk petani agar pertanian di Ciparay makin maju dan berkembang," pungkasnya. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para petani, diharapkan stabilitas pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang tanpa dibayangi kenaikan harga yang meresahkan.