NASIONAL
Kriminal
Buronan Narkoba Jaringan Internasional "The Doctor" Akhirnya Ditangkap Polisi di Malaysia
Tim Redaksi
07 Apr 2026 07:55
4,126 kali
Gambar Ilustrasi
Andre Fernando alias The Doctor diduga berperan sebagai pemasok utama berbagai jenis narkoba ke jaringan bandar di Indonesia. Barang haram yang disuplai antara lain sabu-sabu, vape yang mengandung zat etomidate, serta minuman berbahaya yang dikenal dengan sebutan happy water. Ketiga jenis narkotika dan zat adiktif tersebut diketahui sangat berbahaya dan telah merusak ribuan generasi muda di tanah air.
FolksInsight.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Interpol berhasil menangkap buronan internasional bernama Andre Fernando alias The Doctor di Penang, Malaysia. Terduga pemasok narkoba tersebut diduga kuat sebagai salah satu aktor utama dalam jaringan peredaran gelap narkoba lintas negara yang menyasar wilayah Indonesia.
Penangkapan Andre Fernando dilakukan dalam operasi gabungan antara kepolisian Indonesia dan otoritas setempat di Malaysia. Setelah proses ekstradisi, terduga pelaku tiba di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Senin (6/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Andre Fernando tampak duduk di kursi roda saat dibawa masuk ke dalam ruangan pemeriksaan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Andre Fernando alias The Doctor diduga berperan sebagai pemasok utama berbagai jenis narkoba ke jaringan bandar di Indonesia. Barang haram yang disuplai antara lain sabu-sabu, vape yang mengandung zat etomidate, serta minuman berbahaya yang dikenal dengan sebutan happy water. Ketiga jenis narkotika dan zat adiktif tersebut diketahui sangat berbahaya dan telah merusak ribuan generasi muda di tanah air.
Metode pengiriman yang digunakan oleh jaringan The Doctor tergolong canggih dan sulit dideteksi. Pengiriman dilakukan melalui jalur darat dan jalur kargo secara sembunyi-sembunyi untuk mengelabui petugas bea cukai dan kepolisian. Barang-barang tersebut kemudian didistribusikan ke tangan para bandar lokal, salah satunya adalah seorang terduga bandar bernama Erwin Iskandar alias Koko Erwin, yang kini juga telah menjadi target operasi kepolisian.
Penangkapan Andre Fernando ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang menjerat Erwin Iskandar dan jaringannya di Indonesia. Sebelumnya, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dan mengidentifikasi adanya aktor intelektual yang berada di luar negeri. Hal ini mendorong pihak kepolisian untuk bekerja sama dengan Interpol dalam upaya pencarian dan penangkapan buronan yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) internasional.
Keberhasilan ini disambut baik oleh berbagai pihak yang selama ini prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di Indonesia. Polisi berkomitmen untuk terus memburu jaringan-jaringan lain yang masih berkeliaran, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan ditangkapnya The Doctor, diharapkan rantai pasok narkoba ke Indonesia dapat terputus secara signifikan.
Saat ini, Andre Fernando alias The Doctor tengah menjalani serangkaian pemeriksaan intensif di Bareskrim Polri. Penyidik akan mendalami seluruh jaringan yang terlibat, mulai dari pemasok, kurir, hingga bandar-bandar kecil yang selama ini menjadi langganan. Polisi juga akan menelusuri aliran dana hasil penjualan narkoba yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Penangkapan ini menjadi bukti bahwa kerja sama internasional dalam pemberantasan narkoba terus diperkuat. Pemerintah Indonesia melalui Polri dan Interpol menunjukkan komitmen serius dalam memberantas kejahatan lintas negara yang mengancam ketahanan nasional. Masyarakat diharapkan tetap mendukung upaya pemberantasan narkoba dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.