FolksInsight.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur pascagempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dalam sepekan terakhir, tim Kementerian PU berhasil mengidentifikasi dan memperbaiki 34 titik longsor serta 9 jembatan yang rusak akibat bencana tersebut.
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa timnya telah memeriksa puluhan titik longsoran dan jembatan di sejumlah ruas jalan nasional. Kerusakan terkonsentrasi di beberapa ruas jalan di Pulau Flores, antara lain ruas Ruteng-Reo-Kedindi, ruas Ruteng-Km 210, Km 210-Batas Kabupaten Manggarai, serta sejumlah ruas di wilayah Ende. Perbaikan difokuskan untuk memulihkan aksesibilitas dan kelancaran distribusi logistik di daerah terdampak.
Langkah Kementerian PU ini menjadi prioritas mengingat infrastruktur jalan dan jembatan merupakan jalur vital bagi perekonomian masyarakat NTT. Dengan diperbaikinya titik-titik longsor dan jembatan, diharapkan aktivitas ekonomi, distribusi barang, dan mobilitas warga dapat segera berjalan normal kembali. Proses perbaikan terus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan ruas-ruas yang paling kritis.
Upaya pemulihan infrastruktur ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah dalam memulihkan kondisi pascabencana. Kementerian PU berkomitmen untuk memastikan seluruh kerusakan infrastruktur akibat gempa dapat ditangani dengan optimal, sehingga dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat NTT dapat diminimalisir.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

