FolksInsight.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat temuan mengejutkan terkait penerima bantuan sosial (bansos). Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa lebih dari 1,4 juta penerima bansos terindikasi bermain judi online. Temuan ini disampaikan Gus Ipul dalam keterangannya pada Jumat (4/9) lalu.
Gus Ipul menyatakan bahwa angka tersebut lebih besar dibanding temuan sebelumnya yang juga sedang didalami. "Sama dengan yang sekarang ini, yang jumlahnya lebih besar, 1,4 juta kita sedang dalami," ujarnya. Kendati demikian, Kemensos memastikan bahwa temuan ini tidak serta-merta menghentikan penyaluran bansos kepada mereka. Sebab, terdapat dugaan bahwa nomor induk kependudukan (NIK) milik kelompok rentan disalahgunakan oleh pihak lain untuk bermain judi online.
Dalam proses verifikasi, penerima bansos yang terindikasi akan diberi kesempatan untuk melakukan klarifikasi. Langkah ini diambil agar tidak ada pihak yang dirugikan, terutama mereka yang sebenarnya berhak menerima bantuan. Selain itu, Kemensos juga akan memberikan sanksi bagi pegawai yang terbukti terlibat dalam praktik judi online tersebut.
Pemerintah berkomitmen untuk memberantas judi online yang berdampak pada penyalahgunaan data dan bantuan sosial. Masyarakat diharapkan turut mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan. Hingga saat ini, investigasi masih berlangsung dan belum ada keputusan untuk memberhentikan bantuan secara langsung kepada para penerima yang terindikasi.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

