BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Langit cerah | 10°C

Perang AS Vs Iran Berimbas ke Bali, Ribuan WNA Terancam Overstay, Imigrasi Turun Tangan

Perang AS Vs Iran Berimbas ke Bali, Ribuan WNA Terancam Overstay, Imigrasi Turun Tangan
Menghadapi situasi darurat ini, Kantor Imigrasi Ngurah Rai bergerak cepat dengan mengeluarkan kebijakan khusus. Para WNA yang terdampak pembatalan penerbangan tidak akan dikenakan denda overstay, meskipun mereka terpaksa tinggal lebih lama dari izin yang diberikan.
FolksInsight.com - Konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran ternyata membawa dampak langsung ke Pulau Dewata. Ribuan wisatawan mancanegara (WNA) yang tengah berlibur di Bali terancam overstay atau melebihi batas izin tinggal setelah penerbangan mereka ke Timur Tengah dibatalkan secara massal.

Pembatalan keberangkatan ini terjadi sejak Sabtu (28/2/2026), bertepatan dengan dimulainya serangan militer gabungan AS dan Israel ke Iran. Akibatnya, ribuan penumpang dengan tujuan akhir Doha, Dubai, dan Abu Dhabi terpaksa mengubur rencana perjalanan mereka.
Ads

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, mengungkapkan bahwa data terbaru mencatat jumlah penumpang terdampak mencapai ribuan orang. Pada 28 Februari 2026 tercatat 1.802 penumpang mengalami pembatalan, disusul 1.316 penumpang pada 1 Maret, dan 1.308 penumpang pada 2 Maret 2026.

Menghadapi situasi darurat ini, Kantor Imigrasi Ngurah Rai bergerak cepat dengan mengeluarkan kebijakan khusus. Para WNA yang terdampak pembatalan penerbangan tidak akan dikenakan denda overstay, meskipun mereka terpaksa tinggal lebih lama dari izin yang diberikan.

"Kami juga memberikan layanan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT)," ujar Felucia Sengky Ratna di Denpasar, Selasa (3/3/2026).

Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Direktorat Jenderal Imigrasi nomor IMI-590.GR.01.01 tahun 2025. Felucia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam menghadapi situasi force majeure global yang berdampak pada wisatawan di Bali.
Ads

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menindaklanjuti arahan tersebut dengan menyiapkan mekanisme pelayanan yang cepat dan responsif di lapangan. Pihaknya membuka layanan khusus bagi WNA yang membutuhkan perpanjangan ITKT.

Bugie memastikan bahwa para WNA tidak perlu khawatir dengan status keimigrasian mereka selama menunggu jadwal penerbangan yang baru. "Silakan datang ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai kapan pun untuk mengurus perpanjangan ITKT," katanya.
Ads

Adapun persyaratan yang wajib dibawa oleh WNA saat mengajukan layanan ITKT meliputi paspor asli, surat keterangan pembatalan penerbangan dari pihak maskapai, dan bukti tiket penerbangan yang telah dibatalkan.

Hingga 2 Maret 2026, tercatat sebanyak 35 permohonan perpanjangan ITKT telah masuk ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Namun, angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring masih banyaknya WNA yang terdampak dan belum mengurus administrasi keimigrasian mereka.

Selain memilih memperpanjang ITKT, beberapa WNA yang terdampak juga mengambil opsi untuk tetap berangkat ke luar wilayah Indonesia dengan mengubah tujuan mereka ke negara yang dinilai lebih aman.

Kantor Imigrasi Ngurah Rai juga memberikan kelonggaran khusus bagi WNA yang sudah akan berangkat namun tidak sempat mengurus perpanjangan ITKT di kantor imigrasi. Bagi penumpang dengan kondisi tersebut, mereka akan mendapatkan pembebasan biaya denda overstay di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara.

Syaratnya cukup sederhana, yaitu dengan melampirkan surat keterangan (declaration) resmi dari otoritas bandara atau pihak maskapai penerbangan terkait yang membuktikan bahwa mereka terdampak pembatalan.

Untuk mempermudah koordinasi, Imigrasi Ngurah Rai telah membuka posko layanan bantuan (helpdesk) di bandara. Posko ini didirikan untuk memberikan informasi yang akurat, mengarahkan WNA yang kebingungan, serta mendata penumpang terdampak yang membutuhkan fasilitas keimigrasian.

Langkah responsif ini diharapkan dapat meringankan beban para wisatawan yang terjebak situasi geopolitik di luar kendali mereka, sekaligus menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang ramah dan siap menghadapi situasi darurat.

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!