BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Sedikit berawan | 7°C

Gempuran Rudal Klaster Iran Hancurkan Tel Aviv! Iron Dome Jebol, Bandara Ben Gurion Terbakar

Gempuran Rudal Klaster Iran Hancurkan Tel Aviv! Iron Dome Jebol, Bandara Ben Gurion Terbakar
Media Israel lainnya, Yedioth Ahronoth, menggambarkan suasana malam itu mencekam. Setelah sistem intersep dinyatakan gagal mengadang rudal, ketakutan dan kepanikan massal menyebar cepat di kawasan Tel Aviv. Warga yang selama ini mengandalkan Iron Dome sebagai tameng pelindung, kini dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa teknologi pertahanan mereka memiliki celah.
FolksInsight.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik terbaru yang mengerikan. Iran dilaporkan melancarkan serangan rudal besar-besaran ke jantung Israel, tepatnya di kawasan Tel Aviv, pada Kamis malam, 5 Maret 2026. Yang membuat serangan ini berbeda dan lebih mematikan adalah penggunaan rudal klaster yang mampu mencurahkan puluhan bom kecil dalam satu hantaman, membuat sistem pertahanan udara canggih Israel, Iron Dome, disebut-sebut tidak mampu membendung gempuran tersebut.

Menurut laporan yang dikutip dari Anadolu Agency dan Channel 12 Israel, pecahan-pecahan rudal dilaporkan jatuh di pusat kota Tel Aviv serta kawasan sekitarnya. Saksi mata menyebutkan sedikitnya tiga lokasi di dalam dan luar Tel Aviv mengalami kebakaran besar serta kerusakan material yang signifikan.
Ads

Situasi semakin mencekam setelah laporan dari Pars Today yang mengutip Mehr News Agency mengonfirmasi bahwa Bandara Ben Gurion, bandara internasional utama Israel yang terletak di Tel Aviv, turut menjadi sasiran. Sebagian area bandara dilaporkan terbakar setelah dihantam rudal balistik Iran. Foto-foto dan video yang beredar di media-media Israel menunjukkan kobaran api dan kepulan asap hitam membumbung tinggi di sejumlah titik.

Selama serangan berlangsung, sirene peringatan meraung-raung di kawasan Tel Aviv dan wilayah lain di Israel tengah. Warga setempat mendapat instruksi tegas untuk segera berlindung di tempat-tempat aman dan tidak keluar rumah. Gelombang kepanikan meluas, terutama setelah diketahui bahwa sistem pertahanan udara andalan mereka gagal berfungsi optimal.

Koran Haaretz dalam laporannya menyebut bahwa serangan terbaru Iran ini mengakibatkan kerusakan yang sangat signifikan terhadap sejumlah gedung di area tengah Israel. Lebih mencengangkan lagi, sistem pertahanan udara Israel dan Amerika Serikat yang dikerahkan dilaporkan gagal mengintersep rudal-rudal yang datang. Hal ini menandai kegagalan besar dalam sistem keamanan udara Israel yang selama ini dikenal tangguh.

Media Israel lainnya, Yedioth Ahronoth, menggambarkan suasana malam itu mencekam. Setelah sistem intersep dinyatakan gagal mengadang rudal, ketakutan dan kepanikan massal menyebar cepat di kawasan Tel Aviv. Warga yang selama ini mengandalkan Iron Dome sebagai tameng pelindung, kini dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa teknologi pertahanan mereka memiliki celah.
Ads

Serangan dengan rudal klaster ini menjadi babak baru dalam konflik Iran-Israel. Rudal klaster sendiri dikenal sebagai senjata yang sangat mematikan karena ketika meledak, ia akan menyebarkan puluhan atau bahkan ratusan bom kecil di area yang luas, menyebabkan kerusakan masif dan sulit diprediksi. Penggunaannya dalam konflik berskala besar kerap menuai kecaman internasional karena dampaknya yang sulit dikendalikan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel mengenai jumlah korban jiwa. Namun, dengan gambaran kerusakan yang dilaporkan, dunia kini kembali menanti eskalasi selanjutnya dari konflik berdarah di kawasan Timur Tengah yang semakin tidak terkendali.
Ads

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!