BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Sedikit berawan | 7°C

Bantahan Resmi Inggris: Drone Penyerang Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Bantahan Resmi Inggris: Drone Penyerang Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan Inggris menggunakan istilah khusus untuk mendeskripsikan drone tersebut. "Kementerian Pertahanan dapat memastikan bahwa drone yang mirip jenis Shahed yang menargetkan AU Inggris di Akrotiri, Siprus, pada tengah malam 2 Maret tidak diluncurkan dari Iran," demikian bunyi pernyataan tersebut.
FolksInsight.com - Kementerian Pertahanan Kerajaan Inggris angkat bicara terkait serangan drone yang menargetkan Pangkalan Udara Royal Air Force (RAF) di Akrotiri, Siprus. Melalui pernyataan resmi di akun media sosial X, Inggris menegaskan bahwa drone-drone tersebut sama sekali tidak diluncurkan dari Iran. Klarifikasi ini sekaligus membantah berbagai spekulasi yang selama ini mengaitkan Iran dengan serangan di pangkalan militer Inggris tersebut.

Pangkalan Udara Akrotiri yang terletak di barat daya kota pesisir Limassol, Siprus, menjadi target serangan drone pada tengah malam 2 Maret 2026 lalu. Sejumlah drone dilaporkan diarahkan ke fasilitas militer yang merupakan salah satu dari dua pangkalan yang tetap dipertahankan Inggris di bekas koloninya sejak kemerdekaan Siprus pada 1960.
Ads

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan Inggris menggunakan istilah khusus untuk mendeskripsikan drone tersebut. "Kementerian Pertahanan dapat memastikan bahwa drone yang mirip jenis Shahed yang menargetkan AU Inggris di Akrotiri, Siprus, pada tengah malam 2 Maret tidak diluncurkan dari Iran," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Istilah "mirip Shahed" merujuk pada drone jenis Shahed yang dikenal sebagai drone buatan Iran yang kerap digunakan dalam berbagai konflik di Timur Tengah. Namun, dengan tegas Inggris menyatakan bahwa peluncuran drone tersebut bukan berasal dari wilayah Iran.

Pernyataan ini sekaligus membantah sejumlah klaim yang selama ini menuding bahwa serangan drone di pangkalan AU Akrotiri merupakan bagian dari serangan balasan Iran atas agresi Amerika Serikat dan Israel. Seperti diketahui, Iran sebelumnya telah melancarkan serangan ke sejumlah pangkalan militer dan kedutaan besar AS di beberapa negara Timur Tengah sebagai respons atas eskalasi konflik.

Meski membantah asal-usul drone dari Iran, Kementerian Pertahanan Inggris belum memberikan konfirmasi lebih detail mengenai lokasi asal drone tersebut diluncurkan. Mengutip dari Express, pihak militer Inggris masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap asal muasal serangan.
Ads

Di tengah ketidakpastian tersebut, Inggris justru bergerak cepat memperkuat pertahanan di kawasan. Kementerian Pertahanan menyatakan dalam 24 jam terakhir telah menyuplai kembali sistem pertahanan udara ke pangkalan Inggris dan sekutu di Timur Tengah, termasuk rudal pertahanan udara Inggris.

Selain itu, Inggris juga akan mengerahkan helikopter Angkatan Laut Wildcat yang dipersenjatai rudal Martlet. Rudal tersebut memiliki kemampuan untuk menangkis berbagai ancaman dari udara, termasuk kemungkinan serangan drone susulan.
Ads

Sementara itu, otoritas pangkalan di Akrotiri mengimbau warga yang tinggal di sekitar fasilitas militer tersebut untuk tetap berlindung di tempat hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Kawasan Akrotiri tidak hanya menjadi pangkalan militer, tetapi juga tempat tinggal bagi keluarga personel yang bertugas di sana.

Di tengah pernyataan ini, Kementerian Pertahanan Inggris juga menegaskan bahwa jet-jet tempur mereka tetap melanjutkan operasi pertahanan di Timur Tengah. Operasi ini ditambah dengan kehadiran pesawat pemasok bahan bakar untuk mendukung sekutu-sekutu mereka di kawasan yang sedang memanas akibat konflik Iran-AS-Israel.

Klarifikasi Inggris ini menjadi penting di tengah hiruk-pikuk informasi yang simpang siur terkait sumber serangan. Dengan pernyataan resmi ini, setidaknya publik mendapatkan kejelasan bahwa Iran tidak terlibat dalam serangan drone di pangkalan militer Inggris di Siprus, meskipun misteri asal-usul drone tersebut masih belum terpecahkan.

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!