NASIONAL
Peristiwa
Arus Balik Meningkat, Jasa Marga Tegaskan Aturan One Way dan Contraflow Demi Keselamatan Pemudik
Tim Redaksi
25 Mar 2026 03:32
1,486 kali
Gambar Ilustrasi
Rivan menekankan pentingnya disiplin pengguna jalan dalam menjaga keselamatan selama perjalanan. Ia mengimbau para pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan serta pengemudi dalam keadaan prima sebelum memasuki jalur tol. "Kami mohon pengguna jalan untuk menghindari berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, dilarang berpindah lajur secara tiba-tiba serta mematuhi batas kecepatan," tambah Rivan.
FolksInsight.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau para pemudik untuk mematuhi aturan rekayasa lalu lintas berupa one way dan contraflow yang diberlakukan selama periode arus balik Idulfitri 1447 Hijriah. Imbauan ini disampaikan menyusul peningkatan volume kendaraan yang kembali menuju Jakarta, dengan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa perseroan telah menyiapkan berbagai fasilitas dan rambu pendukung guna memastikan kelancaran serta keamanan perjalanan. Petugas pengatur lalu lintas ditempatkan di titik-titik strategis, sementara kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) dikerahkan untuk mengawal sebagai safety car. Langkah ini bertujuan memastikan kecepatan kendaraan di lajur contraflow tetap sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, yaitu maksimal 40 kilometer per jam.

Kebijakan rekayasa lalu lintas ini diterapkan berdasarkan diskresi Kepolisian RI untuk mengoptimalkan kapasitas jalan tol di tengah lonjakan arus balik. Jasa Marga turut mendukung operasional dengan memasang reflector two sides pada median barrier serta paket rambu setiap 2,5 kilometer di sepanjang jalur yang menerapkan contraflow. Rambu-rambu tersebut mencakup peringatan lalu lintas dua arah, batas kecepatan maksimal, larangan mendahului, warning light, serta penegasan bahwa lajur contraflow hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil.
Rivan menekankan pentingnya disiplin pengguna jalan dalam menjaga keselamatan selama perjalanan. Ia mengimbau para pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan serta pengemudi dalam keadaan prima sebelum memasuki jalur tol. "Kami mohon pengguna jalan untuk menghindari berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, dilarang berpindah lajur secara tiba-tiba serta mematuhi batas kecepatan," tambah Rivan.
Untuk memperlancar koordinasi dan penanganan darurat, Jasa Marga menyediakan layanan call center di nomor 133 yang dapat dihubungi kapan saja. Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan pemberlakuan rekayasa juga dapat diakses melalui aplikasi Travoy. Rivan memohon kerja sama seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.
Pemberlakuan aturan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran. Pihak kepolisian berwenang menerapkan diskresi secara situasional dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. "Jasa Marga mengingatkan pengguna jalan untuk mengecek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dinamis dari pihak kepolisian," tutur Rivan.