NASIONAL
Peristiwa
Viral Diskon 30 Persen! PELNI Yakin Tiket Kapal Lebaran Bakal Ludes Terjual
Tim Redaksi
04 Mar 2026 19:23
4,379 kali
Gambar Ilustrasi
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp42,3 miliar untuk mendukung program stimulus ekonomi tarif moda transportasi angkutan Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut setara dengan 445.534 penumpang yang ditargetkan dapat menikmati diskon tersebut. Hingga saat ini, realisasi penjualan sementara telah mencapai 135 ribu orang dengan total penyerapan anggaran Rp12,8 miliar atau sekitar 30,38 persen dari target.
FolksInsight.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI optimistis program stimulus tarif angkutan Lebaran 2026 akan habis terjual di pasaran. Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, mengungkapkan bahwa pemerintah telah memberikan diskon sebesar 30 persen untuk tarif kapal PELNI selama periode keberangkatan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 20 persen dan berlaku terbatas di ruas tertentu.
"Kalau tahun lalu besaran diskonnya 20 persen dan hanya di ruas-ruas tertentu. Nah, untuk Lebaran kali ini diskonnya sudah ditambah pemerintah menjadi 30 persen dan berlaku di seluruh ruas atau rute kapal kami," ujar Tri saat konferensi pers Angkutan Lebaran PELNI di Hotel Vertu Harmoni, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp42,3 miliar untuk mendukung program stimulus ekonomi tarif moda transportasi angkutan Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut setara dengan 445.534 penumpang yang ditargetkan dapat menikmati diskon tersebut. Hingga saat ini, realisasi penjualan sementara telah mencapai 135 ribu orang dengan total penyerapan anggaran Rp12,8 miliar atau sekitar 30,38 persen dari target.
Tri optimistis angka penjualan akan terus melonjak mendekati hari raya. Ia memprediksi pola yang sama dengan tahun lalu akan terjadi, di mana masyarakat biasanya baru membeli tiket setelah menerima Tunjangan Hari Raya (THR). "Kita melihat trennya masih sama dengan tahun lalu, nanti kalau THR diterima langsung pada beli tiket," ucapnya.
Tak hanya mengandalkan layanan reguler bersubsidi, PELNI juga menghadirkan program mudik gratis hasil kolaborasi dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Program ini menyediakan total 2.757 tiket mudik gratis yang didistribusikan kepada masyarakat. Rinciannya, 1.000 tiket dari PELNI, 1.050 tiket dari PLN, 250 tiket dari Persero Batam, 256 tiket dari Pegadaian, dan 200 tiket dari Telkomsel.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman. PELNI juga terus berinovasi dalam hal pelayanan penjualan tiket. Berbagai kanal digital dan mitra pembayaran diperluas agar akses masyarakat terhadap tiket kapal semakin mudah dan cepat.
"Upaya ini bertujuan meningkatkan kemudahan akses informasi, transparansi jadwal, serta kenyamanan dalam proses pembelian tiket," katanya. Dengan kombinasi diskon besar-besaran, tambahan kuota mudik gratis, serta kemudahan akses digital, PELNI optimistis target penjualan tiket Lebaran tahun ini akan tercapai dan masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang aman dan nyaman.