FolksInsight.com - Pemerintah Kota Medan terus memperluas jangkauan Program Tebus Ijazah bagi lulusan SD dan SMP/MTs yang ijazahnya tertahan karena persoalan biaya pendidikan. Hingga kini, sebanyak 278 siswa telah dibantu melalui program tersebut, sementara target penerima manfaat ditetapkan mencapai 1.000 orang hingga 2026. Program ini menjadi salah satu langkah konkret Pemko Medan dalam mendorong akses pendidikan yang lebih adil bagi warganya.
Dalam pelaksanaannya, Pemko Medan menetapkan kuota bantuan untuk 400 siswa pada tahun 2025 dengan nilai bantuan maksimal Rp2,5 juta per orang untuk melunasi tunggakan biaya pendidikan. Sebelumnya, sebanyak 131 ijazah juga telah ditebus melalui program serupa. Pada satu kesempatan realisasi, dari target 108 ijazah yang hendak ditebus, baru 31 ijazah yang berhasil diproses, menunjukkan bahwa masih terdapat tantangan dalam mempercepat penyaluran bantuan kepada siswa yang membutuhkan.
Program Tebus Ijazah menyasar siswa lulusan SD dan SMP/MTs yang tidak dapat mengambil dokumen kelulusan akibat tunggakan pembayaran. Bantuan yang diberikan diarahkan untuk melunasi kewajiban tersebut sehingga para lulusan dapat memperoleh ijazah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya atau memasuki dunia kerja. Warga yang terbantu menyampaikan apresiasi terhadap program ini sebagai wujud komitmen Pemko Medan dalam memperluas akses pendidikan.
Dengan target 1.000 penerima manfaat hingga 2026, Pemko Medan berharap Program Tebus Ijazah dapat menjangkau lebih banyak siswa yang masih terkendala secara finansial. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa persoalan tunggakan biaya pendidikan tidak boleh menjadi penghalang bagi lulusan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia
