FolksInsight.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan dalam Gerakan Pramuka menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi bonus demografi. Hal ini disampaikannya menanggapi momentum demografis yang akan dihadapi Indonesia, di mana jumlah penduduk usia produktif diprediksi mencapai puncaknya. Nilai-nilai seperti kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial yang diajarkan di Pramuka dinilai relevan untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Menurut Kapolri, bonus demografi yang akan terjadi di Indonesia merupakan peluang emas yang harus dimanfaatkan dengan baik. Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi unggul dan calon pemimpin masa depan. Dalam berbagai kesempatan, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan karakter dan keterampilan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yang membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Kapolri juga mengajak para anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang peduli dan bermanfaat bagi masyarakat. Ajakan ini disampaikan saat acara Kemah Nasional Pramuka yang dihadiri ribuan peserta. Para peserta diharapkan dapat memperkuat karakter dan keterampilan mereka, sehingga siap menghadapi tantangan bonus demografi. Dengan bekal nilai-nilai luhur Pramuka, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi bangsa dan negara.
Bonus demografi yang diprediksi terjadi dalam beberapa tahun ke depan harus disikapi dengan persiapan yang matang. Pembentukan karakter melalui Gerakan Pramuka menjadi salah satu fondasi penting dalam memastikan bahwa bonus demografi tidak menjadi beban, melainkan berkah bagi kemajuan Indonesia. Melalui disiplin, kerja sama, dan kepedulian sosial, generasi muda Indonesia diyakini dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia


