FolksInsight.com - Peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, kembali digelar dengan menyuarakan tuntutan keadilan bagi para korban. Tragedi yang menewaskan 135 orang tersebut masih menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga korban yang menilai proses hukum belum tuntas.
Dalam peringatan tersebut, nama-nama seratus tiga puluh lima korban kembali dibacakan. Aremania, kelompok suporter Arema FC, menggelar aksi untuk mengenang para korban sekaligus menegaskan bahwa tuntutan keadilan belum selesai. Keluarga korban menyatakan masih menanti keadilan yang mereka nilai belum sepenuhnya terwujud.
Empat tahun berlalu sejak peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober 2022 itu, namun gaung tuntutan keadilan tidak surut. Masyarakat Malang dan keluarga korban terus menyuarakan aspirasi mereka agar kasus ini diselesaikan secara menyeluruh dan transparan. Peringatan ini menjadi momentum untuk merawat ingatan kolektif dan mendorong penyelesaian yang adil.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

