EKONOMI
Keuangan
Cetak Rekor Baru! FIF Raup Laba Rp4,63 Triliun di 2025, Tembus Target di Tengah Tantangan Ekonomi
Tim Redaksi
04 Mar 2026 18:43
2,287 kali
Gambar Ilustrasi
"Kami mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas pencapaian perseroan. Ini menjadi bukti kepercayaan seluruh pihak yang menjadikan FIF solusi finansial pilihan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembiayaan," kata Valentina dalam keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).
FolksInsight.com - PT Federal International Finance (FIF), perusahaan pembiayaan terkemuka yang merupakan bagian dari Astra Financial, berhasil mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2025. Dalam laporan keuangan periode Januari hingga Desember 2025, FIF membukukan laba bersih sebesar Rp4,63 triliun. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 4,92 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp4,42 triliun.
Direktur FIF, Valentina Chai, mengungkapkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan. Ia secara khusus mengapresiasi kontribusi pelanggan setia, mitra bisnis, serta seluruh karyawan FIF yang telah bekerja keras sepanjang tahun.
"Kami mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas pencapaian perseroan. Ini menjadi bukti kepercayaan seluruh pihak yang menjadikan FIF solusi finansial pilihan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembiayaan," kata Valentina dalam keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).
Peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh kinerja penyaluran pembiayaan yang impresif. Hingga akhir kuartal IV 2025, FIF berhasil menyalurkan pembiayaan senilai Rp49,45 triliun, meningkat 7,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan nilai pembiayaan ini selaras dengan bertambahnya jumlah unit yang dibiayai, yang mencapai 3,39 juta unit atau naik 4,85 persen secara tahunan.
Kesuksesan FIF dalam mencetak pertumbuhan laba ditopang oleh optimalisasi seluruh lini layanan pembiayaan yang dimiliki. Portofolio bisnis perseroan mencakup FIFASTRA yang fokus pada pembiayaan sepeda motor Honda, SPEKTRA untuk pembiayaan elektronik, gadget, dan perabot rumah tangga, serta DANASTRA yang melayani pembiayaan multiguna. Tak hanya itu, FINATRA hadir melayani segmen pembiayaan mikro produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan AMITRA yang khusus melayani pembiayaan syariah untuk perjalanan Haji dan Umrah.
Valentina menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengoptimalkan seluruh layanan pembiayaan yang ada untuk mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan secara berkelanjutan. Ia optimistis FIF dapat terus memberikan layanan terbaik di tengah dinamika ekonomi nasional.
"Sebagai salah satu perusahaan pembiayaan di Indonesia, kami optimistis memberikan layanan terbaik dari seluruh layanan pembiayaan yang diperkuat dengan value chain serta digitalisasi, untuk menjadi solusi bagi seluruh kebutuhan pembiayaan masyarakat Indonesia," tutur Valentina.
Dari sisi aset, FIF juga mencatatkan pertumbuhan yang solid. Net-Services Asset (NSA) perseroan tumbuh sebesar 14,38 persen secara tahunan menjadi Rp53,44 triliun pada kuartal IV 2025. Yang tak kalah membanggakan, FIF berhasil mempertahankan rasio Non-Performing Finance (NPF) Nett di level sangat rendah, yakni 0,20 persen pada periode yang sama. Capaian ini menempatkan FIF sebagai perusahaan pembiayaan dengan kategori kinerja sangat sehat berdasarkan indikator yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Valentina menambahkan bahwa di tengah tantangan ekonomi nasional, FIF ingin terus hadir sebagai #TemanMeraihImpian bagi seluruh masyarakat Indonesia. Komitmen ini diwujudkan melalui inovasi-inovasi berkelanjutan dan layanan terbaik, sejalan dengan misi perseroan untuk Membawa Kehidupan yang Lebih Baik untuk Masyarakat.