BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Awan pecah | 23°C

BGN Tutup 1.300 Dapur MBG dalam Tiga Minggu, Sudaryono: Tak Peduli Punya Siapa

BGN Tutup 1.300 Dapur MBG dalam Tiga Minggu, Sudaryono: Tak Peduli Punya Siapa
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan akan menutup permanen SPPG yang tidak memenuhi standar operasional, tanpa memandang kepemilikan. Dalam tiga minggu, 1.300 dapur MBG telah ditutup sebagai bagian dari evaluasi menyusul insiden keracunan di Berastagi, Sumatera Utara.

FolksInsight.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan komitmennya untuk menutup permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar operasional yang ditetapkan. Pernyataan ini disampaikan di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin (17/8/2026), sebagai respons atas insiden keracunan makanan bergizi (MBG) di Berastagi, Sumatera Utara.

Sudaryono menekankan bahwa penindakan tidak akan pandang bulu. "Saya tidak peduli SPPG-nya punya siapa, saya tidak melihat. Saya lihat sistem. Jika tidak memenuhi standar, maka dengan berat hati harus saya tutup permanen," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa personel yang tidak mampu mengikuti standar tinggi BGN akan dicopot atau dipecat dari status ASN PPPK.

Dalam tiga minggu masa kepemimpinannya, Sudaryono mengaku telah menutup sebanyak 1.300 SPPG yang tidak layak. Angka tersebut terdiri dari 800 dapur yang ditutup tahap awal dan 500 dapur tambahan. Penutupan ini berlaku untuk seluruh SPPG di Indonesia, baik yang dikelola pemerintah, swasta, maupun institusi lain, tanpa kecuali.

Ads

Langkah tegas ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh BGN untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan dalam program MBG. Dengan standar yang ketat, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat penerima manfaat mendapatkan gizi yang aman dan layak.

Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

#berita #terkini

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!