BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Langit cerah | 18°C

Warisan Utang BLBI Resmi Lunas, Pemerintah Masih Kejar Rp110,45 Triliun dari Debitur

Warisan Utang BLBI Resmi Lunas, Pemerintah Masih Kejar Rp110,45 Triliun dari Debitur
Pemerintah menyatakan utang surat berharga BLBI dari krisis 1997-1998 telah lunas pada Agustus 2026, namun piutang negara kepada para debitur dan obligor senilai Rp110,45 triliun masih harus dikejar.

FolksInsight.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa utang Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) atau BLBI yang merupakan warisan krisis ekonomi 1997-1998 akhirnya lunas pada Agustus 2026. Pembayaran terakhir dilakukan pada 24 Agustus 2026 menggunakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari surplus Bank Indonesia.

Pelunasan tersebut menandai berakhirnya kewajiban pemerintah berupa surat utang kepada Bank Indonesia yang telah membebani APBN selama hampir tiga dekade. Suahasil menyampaikan kabar ini setelah menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Menurutnya, utang obligasi BLBI senilai Rp218,3 triliun itu dilunasi melalui kerja sama dengan Bank Indonesia.

Meski demikian, pelunasan surat utang pemerintah kepada Bank Indonesia tidak berarti persoalan BLBI tuntas sepenuhnya. Pemerintah masih memiliki hak tagih atau piutang negara kepada para debitur dan obligor BLBI senilai Rp110,45 triliun yang harus terus dikejar.

Ads

Dengan demikian, narasi yang tepat bukanlah "BLBI selesai", melainkan kewajiban surat utang pemerintah terkait krisis 1997-1998 telah selesai, sementara pemulihan piutang negara dari para pengemplang dana BLBI masih menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan.

Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

#berita #terkini

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!