FolksInsight.com - Pemerintah Kota Makassar terus membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa secara menyeluruh. Penataan ini mencakup pembangunan penangkaran sapi, sistem pengelolaan air lindi, penataan timbunan sampah, hingga pengendalian gas metana. Langkah tersebut dilakukan agar ternak sapi tidak lagi berkeliaran dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Sebagai bagian dari penataan, sampah organik yang berasal dari 14 pasar di Makassar disiapkan menjadi pakan sapi. Kebijakan ini bertujuan mencegah sapi mengonsumsi sampah berbahaya yang berpotensi merusak kesehatan ternak. Dengan demikian, pengelolaan sampah organik tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi peternakan warga.
Pemkot Makassar juga menyiapkan sistem pengelolaan air lindi agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Air lindi merupakan cairan yang dihasilkan dari tumpukan sampah dan berisiko mencemari tanah serta air jika tidak ditangani dengan benar. Selain itu, pengendalian gas metana menjadi bagian penting dari pembenahan untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas TPA.
Penataan TPA Tamangapa diharapkan menciptakan pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, mulai dari pemilahan, pemanfaatan, hingga pengendalian dampak lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki kawasan TPA sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia
