FolksInsight.com - PDI Perjuangan (PDIP) mendesak pemerintah untuk menindak tegas korporasi yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di Kalimantan. Desakan ini disampaikan menyusul meluasnya karhutla yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. PDIP menekankan bahwa penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap badan usaha.
Pemerintah sendiri telah merespons dengan melakukan penyelidikan terhadap empat perusahaan di Kalimantan Barat yang diduga terkait dengan karhutla. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa penyelidikan tersebut merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang ditemukan. Presiden juga telah meninjau langsung lokasi kebakaran di Kawasan Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8).
Selain itu, pemerintah menegaskan akan memproses semua pelaku tindak pidana karhutla, baik individu maupun korporasi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera serta mencegah terulangnya kebakaran hutan di masa mendatang. PDIP berharap proses hukum tidak berhenti pada empat perusahaan tersebut, mengingat sejumlah LSM lingkungan memantau adanya puluhan korporasi lain yang lahannya terindikasi titik api.

HIPPI Jakarta Barat Hadiri Perayaan Cap Go Meh 2026 di Jakarta Barat

Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Berlangsung Panas! Kuasa Hukum Pertanyakan Kerugian Negara yang Mendadak Rilis Usai Jadi Tersangka

Momen Bersejarah di Tokyo: Prabowo Jadi Pemimpin Pertama yang Temui PM Perempuan Jepang, Langsung Sampaikan Undangan Spesial
Dengan adanya penyelidikan ini, diharapkan penanganan karhutla di Kalimantan dapat berjalan transparan dan akuntabel. PDIP meminta semua pihak untuk mendukung upaya pemerintah dalam melindungi ekosistem hutan dan menjaga kepentingan masyarakat luas.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia
