FolksInsight.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah akhirnya mencapai titik final dalam pembahasan nasib guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Melalui serangkaian rapat koordinasi yang digelar di Jakarta, Selasa (18/8/2026), disepakati bahwa guru PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi guru penuh waktu mulai tahun 2027. Keputusan ini menjadi angin segar bagi ribuan guru di seluruh Indonesia yang selama ini berstatus paruh waktu.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin rapat koordinasi tersebut menegaskan bahwa pertemuan telah mencapai tahap akhir koordinasi. Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menjelaskan, pemerintah memberikan kesempatan kepada para guru PPPK paruh waktu untuk diangkat menjadi penuh waktu pada 2027. Selain itu, para guru juga diberi peluang untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang pendaftarannya diperkirakan dibuka pada awal tahun 2027.
Kebijakan ini mencakup guru PPPK di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), termasuk guru madrasah negeri dan guru taman kanak-kanak (TK). Pemerintah juga berencana membuka formasi untuk tahun 2026 yang mencakup institusi pendidikan baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru, sekaligus memperbaiki kualitas pendidikan nasional secara keseluruhan.
Dengan adanya kepastian status ini, para guru PPPK paruh waktu dapat merencanakan karier mereka dengan lebih baik. Pemerintah dan DPR berkomitmen untuk terus mengawal implementasi kebijakan ini agar berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud secara optimal.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia


