BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Awan mendung | 20°C

Jejaring Rakyat Miskin Desak DPR Setop Bagi-bagi Tanah ke Individu

Jejaring Rakyat Miskin Desak DPR Setop Bagi-bagi Tanah ke Individu
Jejaring Rakyat Miskin Indonesia mendesak negara menghentikan distribusi tanah kepada individu dalam rapat dengan DPR terkait penyusunan RUU Reforma Agraria, di tengah program TORA yang menargetkan satu juta masyarakat miskin ekstrem menerima tanah.

FolksInsight.com - Jejaring Rakyat Miskin Indonesia mendesak negara menghentikan praktik bagi-bagi tanah kepada individu. Desakan itu disampaikan dalam rapat antara enam organisasi yang tergabung dalam jejaring tersebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait rencana penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria.

Rapat tersebut membahas kekhawatiran bahwa distribusi tanah kepada individu tidak menyelesaikan persoalan mendasar rakyat miskin. Jejaring Rakyat Miskin Indonesia menilai negara perlu menghentikan pola pembagian tanah secara perorangan dan mengarahkan kebijakan agraria pada penguatan kolektif.

Sementara itu, pemerintah memiliki program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang menargetkan satu juta masyarakat miskin ekstrem menerima tanah milik negara. Program ini menjadi bagian dari upaya penanganan kemiskinan ekstrem, namun menuai sorotan dari organisasi masyarakat sipil yang menuntut pendekatan berbeda dalam reforma agraria.

Ads

Perbedaan pandangan antara pemerintah dan Jejaring Rakyat Miskin Indonesia menyoroti dinamika penyusunan RUU Reforma Agraria yang sedang berjalan di DPR. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil rapat tersebut.

Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

#berita #terkini

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!