FolksInsight.com - Upaya Malaysia memperkuat tim nasional Harimau Malaya melalui jalur naturalisasi dan perekrutan pemain keturunan kembali menjadi sorotan. Tujuh pemain secara terbuka membantah rumor yang menyebut mereka memiliki keturunan Malaysia, termasuk Sem Scheperman dan Kiernan Dewsbury-Hall. Bantahan tersebut menjadi pukulan bagi Federasi Sepak Bola Malaysia yang tengah gencar memburu pemain diaspora.
Langkah Malaysia merekrut pemain keturunan dinilai meniru strategi yang sebelumnya sukses diterapkan Indonesia. Namun, pendekatan tersebut tidak selalu mendapat sambutan positif. Sejak 2018, tercatat 23 pemain asing telah memperoleh kewarganegaraan Malaysia, dengan tujuh di antaranya merupakan pemain warisan yang sempat memicu skandal dalam laga kualifikasi Piala Dunia.
Pengamat menilai komposisi skuad Harimau Malaya memang semakin kuat dengan perpaduan pemain lokal, naturalisasi, dan pemain warisan. Meski demikian, kontroversi soal status kewarganegaraan para pemain terus membayangi, terutama ketika klaim keturunan tidak dapat dibuktikan. Bantahan dari tujuh pemain ini menambah daftar tantangan bagi Malaysia dalam mengejar target kompetitif di kancah internasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari federasi mengenai langkah lanjutan terkait bantahan tersebut. Publik sepak bola regional pun menantikan bagaimana Malaysia akan merespons situasi ini, mengingat strategi perekrutan pemain keturunan menjadi salah satu pilar utama pembangunan tim mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia



