BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Langit cerah | 11°C

Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Mandalika, tapi Kepalanya Pusing

Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Mandalika, tapi Kepalanya Pusing
Marc Marquez meraih kemenangan pertamanya di Sirkuit Mandalika setelah memenangi sprint race MotoGP Indonesia 2026, meski harus melawan cuaca panas dan mengalami pusing usai balapan.

FolksInsight.com - Marc Marquez akhirnya mengakhiri kutukan di Sirkuit Mandalika. Pebalap Spanyol itu keluar sebagai juara sprint race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu (10/10/2026), dalam balapan yang berlangsung ketat dan penuh tantangan.

Kemenangan ini menjadi poin pertama Marquez di Mandalika sepanjang sejarah keikutsertaannya. Ia mengaku bersyukur bisa melewati balapan dengan hasil maksimal, meski harus berjuang keras menghadapi hawa panas di Sirkuit Mandalika yang dikenal menyengat. Usai balapan, Marquez mengeluhkan kepalanya pusing akibat tekanan cuaca dan kelelahan.

Bagi Marquez, hasil ini sekaligus membalikkan rekor buruknya di Mandalika. Pada musim sebelumnya, ia mengalami kecelakaan horor pada lap pembuka sprint race usai ditabrak Marco Bezzecchi. Kini, ia berhasil menuntaskan balapan dan naik ke podium tertinggi. Meski demikian, performa Marquez pada balapan utama hari Minggu masih menjadi tanda tanya, karena ia belum pernah sekalipun menyentuh garis finis di balapan Grand Prix Mandalika.

Ads

Kemenangan di sprint race ini juga mengangkat posisinya di klasemen sementara MotoGP 2026. Marquez kini mengoleksi poin penting yang membuatnya bersaing ketat di papan atas. Namun, ia tak mau larut dalam euforia. Pebalap Ducati itu memilih fokus memulihkan kondisi fisiknya sebelum menghadapi balapan utama.

Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia

#berita #terkini

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!