FolksInsight.com - Banjir melanda dua desa di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Minggu (27/9/2026). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan tanggul jebol sehingga air menggenangi permukiman warga dan menghambat akses Jalan Trans Sulawesi. Sedikitnya 90 rumah terendam banjir akibat peristiwa ini.
Berdasarkan laporan CNN Indonesia, meskipun banjir cukup luas, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, akses jalan nasional yang menghubungkan sejumlah daerah di Sulawesi itu sempat terhambat, mengganggu mobilitas warga dan transportasi barang. Pemerintah daerah setempat masih melakukan penanganan dan pendataan dampak banjir.
Data pendukung dari hasil pencarian menunjukkan bahwa banjir di Parigi Moutong juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Kasimbar dan Toribulu. Di Kecamatan Toribulu, BPBD mencatat 111 rumah di tiga desa terendam akibat hujan deras. Sementara itu, di Kasimbar, empat desa terdampak dan Jalan Trans Sulawesi tertutup material longsoran. Perbedaan angka rumah terdampak berasal dari wilayah yang berbeda, dengan laporan resmi CNN Indonesia sebagai acuan utama.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian material maupun jumlah warga yang mengungsi. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah pegunungan sekitar. Akses Jalan Trans Sulawesi menjadi perhatian utama karena merupakan jalur vital perekonomian di Sulawesi Tengah.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia
