00:00:00
-
-
NASIONAL Peristiwa

Presiden Prabowo Tinjau Bireuen, Hapus Utang KUR Petani Korban Bencana

Presiden Prabowo Tinjau Bireuen, Hapus Utang KUR Petani Korban Bencana

Kebijakan utama yang ditegaskan adalah penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani yang lahannya terdampak bencana. Keputusan ini ditempuh dengan pertimbangan force majeure atau keadaan kahar, di mana negara memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan sosial dan ekonomi secara penuh kepada warganya yang tertimpa musibah.

Folksinsight.com - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung dampak banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (XX/XX/2024). Dalam kunjungannya, Presiden mengumumkan kebijakan konkret untuk meringankan beban korban, terutama dari kalangan petani.

Kebijakan utama yang ditegaskan adalah penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani yang lahannya terdampak bencana. Keputusan ini ditempuh dengan pertimbangan force majeure atau keadaan kahar, di mana negara memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan sosial dan ekonomi secara penuh kepada warganya yang tertimpa musibah.

"Bagi petani yang terkena bencana ini, utang KUR-nya akan kami hapus. Ini adalah bagian dari tanggung jawab negara. Mereka tidak perlu khawatir," tegas Presiden Prabowo di lokasi bencana.

Paket Bantuan Komprehensif untuk Pemulihan

Selain kebijakan penghapusan utang, pemerintah menyiapkan langkah-langkah pendukung untuk memastikan stabilitas dan pemulihan cepat di daerah terdampak:

  1. Jaminan Pasokan Pangan: Pemerintah akan mendatangkan suplai bahan pangan dari daerah lain untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Presiden menegaskan bahwa cadangan pangan nasional dalam kondisi aman hingga produksi pertanian lokal kembali pulih.

  2. Rehabilitasi Lahan dan Infrastruktur Pertanian: Tim akan dikerahkan untuk membantu memperbaiki sawah serta saluran irigasi yang rusak parah akibat sedimentasi dan longsoran, agar petani dapat kembali berproduksi.

  3. Pemulihan Kebutuhan Dasar: Bantuan logistik seperti tenda, makanan siap saji, obat-obatan, dan air bersih terus didistribusikan kepada pengungsi.

Fokus pada Pemulihan Jangka Menengah

Inti dari arahan Presiden adalah pemulihan menyeluruh, yang berfokus pada dua aspek utama:

  • Pemulihan Sektor Pertanian: Sebagai tulang punggung ekonomi banyak warga Aceh, pertanian menjadi prioritas pemulihan melalui perbaikan lahan dan bantuan modal lanjutan.

  • Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat: Memastikan tidak terjadi kelaparan atau krisis kesehatan pascabencana.

“Pesan saya, jangan kuatir. Pemerintah hadir untuk melindungi. Fokus kita sekarang adalah membangun kembali, memulihkan sawah, dan menjaga agar pasokan pangan untuk semua tetap lancar,” pungkas Presiden.

Bencana banjir dan longsor di Aceh dilaporkan telah merendam ribuan hektar lahan pertanian dan menyebabkan kerugian ekonomi yang besar. Kebijakan penghapusan utang ini diharapkan dapat menjadi stimulus utama bagi petani untuk bangkit tanpa dibebani oleh cicilan yang sudah tidak mungkin mereka tanggung.

Berita Terkait