BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Awan tersebar | 23°C

Duel 7 Gol di Kanjuruhan! Bali United Curi Kemenangan 4-3, Dua Gol Bunuh Diri Warnai Laga

Duel 7 Gol di Kanjuruhan! Bali United Curi Kemenangan 4-3, Dua Gol Bunuh Diri Warnai Laga
Enam menit berselang, tim racikan Jan Jansen ini kembali menambah keunggulan. Diego Campos menjadi aktor di balik gol kedua. Mendapat umpan terobosan dari tengah, Campos berlari mengejar bola, melakukan kontrol, mengecoh satu bek Arema, dan melepaskan tendangan keras kaki kanan yang tak mampu dijangkau kiper Gianluca Pandeynuwu. Skor 2-0 untuk keunggulan Bali United bertahan hingga turun minum.
FolksInsight.com - Laga panas antara Arema FC menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Jumat malam, 6 Maret 2026, berakhir dengan drama tujuh gol. Dalam lanjutan Super League 2025/2026, tim tamu Bali United berhasil mencuri poin penuh setelah mengalahkan tuan rumah dengan skor tipis 4-3. Pertandingan ini juga diwarnai dengan dua gol bunuh diri yang ikut menentukan jalannya laga.

Sejak awal pertandingan, Arema FC yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri justru tampil lamban. Tim asuhan Marcos Goncalves tidak langsung tancap gas, sehingga memberikan ruang bagi Bali United untuk menguasai jalannya pertandingan.
Ads

Setelah 20 menit mencoba mencari celah, akhirnya pada menit ke-22, gawang Arema FC jebol juga. Gelandang Bali United, Teppei Yachida, berhasil membukukan namanya di papan skor lewat tembakan kaki kanan ke pojok kanan gawang. Ini menjadi gol perdana Yachida di kompetisi sepak bola Indonesia.

Enam menit berselang, tim racikan Jan Jansen ini kembali menambah keunggulan. Diego Campos menjadi aktor di balik gol kedua. Mendapat umpan terobosan dari tengah, Campos berlari mengejar bola, melakukan kontrol, mengecoh satu bek Arema, dan melepaskan tendangan keras kaki kanan yang tak mampu dijangkau kiper Gianluca Pandeynuwu. Skor 2-0 untuk keunggulan Bali United bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Arema FC bangkit. Singo Edan bermain lebih agresif dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-61 lewat sontekan Dalberto Luan Belo. Sempat diragukan karena offside, gol ini kemudian disahkan setelah melalui proses pengecekan VAR. Wasit memastikan tidak ada pelanggaran offside dalam proses terjadinya gol.

Namun, euforia Arema hanya berlangsung singkat. Semenit berselang, Bali United kembali menambah keunggulan. Teppei Yachida mencetak gol keduanya di laga ini lewat tembakan balik badan di depan gawang. Skor berubah menjadi 3-1.
Ads

Arema tak menyerah. Pada menit ke-74, wasit menunjuk titik putih setelah melalui kajian VAR. Dalberto yang ditunjuk sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. Tendangannya ke sudut gawang tak mampu dijangkau kiper Bali United. Ini adalah gol ke-14 Dalberto di musim ini.

Pertandingan semakin sengit. Bali United kembali mencetak gol keempat melalui sundulan keras usai memanfaatkan kemelit di depan gawang. Arema sempat memperkecil kedudukan lagi lewat gol bunuh diri pemain belakang Bali United. Skor menjadi 4-3.
Ads

Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan Bali United tak terkejar. Kemenangan dramatis ini membawa pulang tiga poin berharga bagi tim tamu, sekaligus menjadi pukulan telak bagi Arema FC yang gagal memanfaatkan dukungan publik sendiri. Laga ini membuktikan bahwa sepak bola penuh kejutan, dan siapa pun bisa menang di kandang lawan dengan kerja keras dan strategi yang tepat.

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!