BREAKING Selamat datang di FolksInsight.com I Informasi Berbasis Data, Perspektif Berbasis Fakta.
MARKET LIVE
Columbus | Awan tersebar | 25°C

Drama di Manila! Dewa United Jatuh di Kandang Lawan Lewat Gol Tunggal Pemain Jepang

Drama di Manila! Dewa United Jatuh di Kandang Lawan Lewat Gol Tunggal Pemain Jepang
Tertinggal satu gol, anak asuh Jan Olde Riekerink langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Alex Martins dan kolega berupaya keras menyamakan kedudukan, namun hingga babak pertama usai, segala upaya mereka selalu menemui kebuntuan. Langkah para pemain Dewa United terlihat berat dan serangan yang dibangun kerap dipatahkan oleh pertahanan Manila Digger yang disiplin.
FolksInsight.com - Langkah Dewa United di ajang AFC Challenge League 2025/2026 harus terhenti sementara setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Manila Digger pada leg pertama perempat final. Laga yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Kamis (5/3) malam, berjalan sengit dan diwarnai dominasi penguasaan bola namun minimnya penyelesaian akhir dari tim tamu.

Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Du Jianxin asal China, tuan rumah Manila Digger langsung tancap gas. Bermain di hadapan pendukung sendiri, klub asal Filipina tersebut sukses mendikte jalannya pertandingan dan memberikan tekanan berarti bagi lini pertahanan Dewa United.
Ads

Pada 15 menit awal, Manila Digger setidaknya menciptakan dua peluang emas. Namun, organisasi pertahanan Dewa United yang diperkuat kuartet Lowe, Johnathan Pereira, Bruan Fatari, dan Edo Febriansah tampil cukup solid untuk menggagalkan setiap ancaman yang datang.

Meski demikian, ketangguhan lini belakang Dewa United akhirnya jebol juga di menit ke-20. Insiden berawal dari serangan balik cepat yang dibangun Manila Digger melalui sisi kanan. Upan silang kemudian dilepaskan ke sisi kiri pertahanan Dewa yang terlihat kosong. Kenji Nishioka, pemain asal Jepang, yang berdiri tanpa pengawalan langsung menyambut umpan tersebut dan dengan tenang memperdaya kiper Sonny Stevens. Gol ini sekaligus menjadi bukti celah di lini kiri pertahanan Dewa yang berhasil dieksploitasi lawan.

Tertinggal satu gol, anak asuh Jan Olde Riekerink langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Alex Martins dan kolega berupaya keras menyamakan kedudukan, namun hingga babak pertama usai, segala upaya mereka selalu menemui kebuntuan. Langkah para pemain Dewa United terlihat berat dan serangan yang dibangun kerap dipatahkan oleh pertahanan Manila Digger yang disiplin.

Memasuki babak kedua, Dewa United nyaris menyamakan skor di menit ke-59. Kerja sama apik antara Alex Martins dan Ricky Kambuaya berhasil membuka ruang tembak. Sayang, sepakan keras Ricky Kambuaya yang mengarah ke sudut kiri gawang masih mampu ditepis dengan gemilang oleh kiper Manila Digger, Omar Njie.
Ads

Setelah peluang tersebut, tempo pertandingan cenderung melambat. Manila Digger secara cerdik mencoba memperlambat permainan untuk mematahkan momentum kebangkitan Dewa United. Alhasil, meskipun Dewa United mendominasi penguasaan bola, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya dan memberikan ancaman nyata ke gawang tuan rumah.

Dominasi bola Dewa United semakin terasa di menit-menit akhir laga. Satu peluang emas terakhir didapat pada masa injury time melalui tendangan voli Alex Martins. Namun, penyelamatan apik kembali ditunjukkan oleh Omar Njie yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang Manila Digger, memastikan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah.
Ads

Dengan hasil ini, Dewa United harus bekerja ekstra keras di leg kedua mendatang jika ingin membalikkan keadaan dan melangkah ke babak semifinal.

Susunan Pemain:

Manila Digger: Omar Njie (PG); Modou Joof, Daniel Ashley, David Sambou; Assan Badjie, Modou Manneh, Kenji Nishioka, Ousman Gai, Zachary Taninggo; Baboucarr Touray, Dilane Wamba

Dewa United: Sonny Stevens (PG); Lowe, Johnathan Pereira, Bruan Fatari, Edo Febriansah; Hugo Gomes, Ivar Jenner, Ricky Kambuaya, Alexis Messidoro; Taisei Marukawa, Alex Martins

FolksVoice

Lihat Semua
Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Di Balik Mikrofon: Hal-Hal yang Tidak Pernah Didengar Publik dari Seorang Interpreter

Tapi tahukah Anda? Semua itu terbayar lunas ketika dua pihak yang berbeda bahasa bisa berjabat tangan dengan hangat, ketika kontrak senilai miliaran rupiah ditandatangani, atau ketika misi kemanusiaan berhasil dijalankan. Di balik mikrofon, saya tidak mencari tepuk tangan. Saya hanya ingin dunia ini sedikit lebih terhubung.

Sony Novian

Sony Novian

Co-Founder of Katagonia Language Solutions

Eksklusif 06 Mar 2026

Ketika Bahasa Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Kata

Dalam banyak pertemuan internasional yang saya hadiri, saya sering menyaksikan bagaimana satu kata yang diterjemahkan dengan nuansa yang sedikit berbeda dapat mengubah suasana sebuah diskusi. Bahasa tidak hanya membawa makna, tetapi juga emosi, konteks, dan kadang juga strategi.

Berita Terkait

Komentar 0 Komentar

Tulis Komentar

Anda harus login untuk berkomentar.

Login / Daftar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!