OLAHRAGA
Bulu Tangkis
Bencana di Birmingham! Unggulan 7 Sabar/Reza Tersingkir Tanpa Ampun di 32 Besar All England
Tim Redaksi
04 Mar 2026 18:30
3,884 kali
Gambar Ilustrasi
Memasuki gim kedua, Sabar/Reza yang berstatus unggulan ketujuh turnamen mencoba bangkit dan memperbaiki penampilan. Mereka sempat mencuri poin pertama dan mencoba bermain lebih agresif. Beberapa kali smes-smes keras dilancarkan Reza dari posisi belakang, namun pertahanan solid Popov bersaudara mampu mengantisipasinya dengan baik. Alih-alih mendapatkan poin, serangan cepat balik dari lawan justru kerap membuat Sabar/Reza tertekan.
FolksInsight.com - Harapan Indonesia untuk meraih gelar di All England 2026 harus pupus lebih awal di sektor ganda putra. Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani secara mengejutkan harus mengakui keunggulan wakil Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov, pada babak 32 besar turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut. Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Rabu (4/3/2026), ganda putra peringkat 12 dunia itu takluk dalam dua gim langsung dengan skor yang identik, 12-21 dan 12-21.
Sejak gim pertama dimulai, sudah terlihat jelas bahwa Sabar/Reza tidak dalam performa terbaiknya. Popov bersaudara yang merupakan unggulan asal Prancis langsung tancap gas dan mengambil alih kendali permainan. Kecepatan dan variasi pukulan mereka membuat Sabar/Reza kesulitan mengembangkan pola permainan. Alih-alih bisa menekan, ganda putra Indonesia justru terlihat tertinggal jauh sejak interval pertama. Banyaknya reli pendek yang dimenangkan pasangan Prancis membuat skor terus melesat hingga akhirnya Sabar/Reza menyerah dengan telak 12-21.
Memasuki gim kedua, Sabar/Reza yang berstatus unggulan ketujuh turnamen mencoba bangkit dan memperbaiki penampilan. Mereka sempat mencuri poin pertama dan mencoba bermain lebih agresif. Beberapa kali smes-smes keras dilancarkan Reza dari posisi belakang, namun pertahanan solid Popov bersaudara mampu mengantisipasinya dengan baik. Alih-alih mendapatkan poin, serangan cepat balik dari lawan justru kerap membuat Sabar/Reza tertekan.
Reli-reli panjang yang terjadi di gim kedua justru menjadi bumerang bagi wakil Indonesia. Dalam situasi tersebut, konsistensi dan ketenangan Popov bersaudara lebih unggul. Sabar/Reza beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang seharusnya bisa dihindari, seperti pengembalian bola yang keluar atau smes yang menyangkut di net. Akibatnya, mereka tertinggal 9-11 saat interval gim kedua.
Usai jeda, Sabar/Reza berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, Popov bersaudara yang semakin percaya diri tampil semakin agresif dan hampir tidak memberi celah. Setiap usaha Sabar/Reza untuk mendekat selalu berhasil dipatahkan oleh ganda putra Prancis. Pada akhirnya, pertandingan ditutup dengan skor yang sama persis dengan gim pertama, 12-21. Kekalahan ini memastikan langkah Sabar/Reza terhenti di babak awal, sekaligus menjadi kejutan pahit di hari pertama turnamen prestisius tersebut.