OLAHRAGA
Bulu Tangkis
Duet Maut! Taufik Aderya Ungkap Kecocokan dengan Apriyani Rahayu Jelang Debut di China
Tim Redaksi
04 Mar 2026 18:57
2,731 kali
Gambar Ilustrasi
"Saya justru termotivasi bisa berpasangan dengan atlet yang sudah berpengalaman. Ini kesempatan bagus buat saya untuk berkembang," kata pebulutangkis berusia 20 tahun itu. Ia bertekad memberikan yang terbaik di setiap kesempatan yang diberikan kepadanya, apapun sektornya.
FolksInsight.com - Pasangan anyar ganda campuran Indonesia, Taufik Aderya dan Apriyani Rahayu, mengaku optimistis menjelang debut perdana mereka di turnamen Ruichang Masters 2026. Turnamen BWF Super 100 yang akan berlangsung di Ruichang Sports Park Gym, Jiujiang, China pada 10-15 Maret mendatang ini menjadi ajang pertama bagi keduanya untuk unjuk kebersamaan di lapangan. Taufik, yang lebih dikenal sebagai pemain ganda putra, justru merasa cocok berduet dengan peraih medali emas Olimpiade Tokyo tersebut.
Taufik Aderya mengaku awalnya tidak menyangka akan diturunkan di sektor ganda campuran. Namun setelah mengetahui bahwa pasangannya adalah Apriyani Rahayu, rasa antusias langsung menyelimuti dirinya. "Sebelumnya tidak tahu akan jadi partner main ganda campuran di Ruichiang. Terus setelah tahu akan duet dengan Kak Apri saya antusias," ujarnya.
Meskipun pengalaman utamanya lebih banyak di sektor ganda putra, Taufik ternyata tidak asing dengan ganda campuran. Ia pernah beberapa kali turun di sektor tersebut dan merasa kombinasi dengan Apriyani cukup menjanjikan. Ditanya soal perasaan berpasangan dengan atlet sekaliber Apriyani yang sudah meraih emas Olimpiade, Taufik justru tidak merasa terbebani. Sebaliknya, ia melihatnya sebagai motivasi besar untuk bisa belajar dan bekerjasama dengan pemain berpengalaman.
"Saya justru termotivasi bisa berpasangan dengan atlet yang sudah berpengalaman. Ini kesempatan bagus buat saya untuk berkembang," kata pebulutangkis berusia 20 tahun itu. Ia bertekad memberikan yang terbaik di setiap kesempatan yang diberikan kepadanya, apapun sektornya.
Optimisme serupa juga disampaikan Apriyani Rahayu. Meskipun selama ini lebih dominan di sektor ganda putri, Apriyani mengaku siap menyesuaikan diri dengan pasangan barunya. Ia melihat Taufik bukanlah wajah baru di ganda campuran karena sebelumnya sudah pernah turun di sektor tersebut.
"Pada dasarnya Taufik pernah main di ganda campuran. Kami coba untuk kasih yang terbaik," kata Apriyani. Meski demikian, pebulutangkis asal Sulawesi Tenggara ini jujur mengakui bahwa transisi tidaklah mudah. "Saya juga masih condong di ganda putri banget. Tapi harus menyesuaikan meski susah juga," ia menambahkan.
Ruichang Masters 2026 akan menjadi ujian pertama bagi pasangan anyar ini. Kombinasi antara pengalaman Apriyani di level tertinggi dan semangat muda Taufik diharapkan bisa menghasilkan sinergi positif. Turnamen BWF Super 100 ini akan menjadi ajang pemanasan sekaligus pembuktian bagi duet baru Indonesia sebelum melangkah ke turnamen-turnamen yang lebih bergengsi. Dukungan dan doa dari pecinta bulu tangkis Tanah Air tentu akan menemani langkah Taufik/ Apriyani di China nanti.