FolksInsight.com - Andrie Yunus, korban penyiraman air keras yang juga aktivis, masih menjalani rangkaian operasi dan perawatan intensif. Perwakilan Tim Advokasi Untuk Andrie (TAUD), Jane Rosalina, mengungkapkan bahwa kondisi Andrie saat ini masih dalam tahap pemulihan, termasuk penglihatan yang terbatas. Namun, ia memastikan bahwa Andrie tidak akan mengalami kebutaan permanen.
Menurut informasi yang dihimpun, Andrie telah menjalani sejumlah operasi untuk memperbaiki kerusakan pada kulit dan mata. Operasi besar untuk rekonstruksi kulit direncanakan pada akhir Agustus 2026. Selain itu, ia juga dijadwalkan menjalani pengobatan lanjutan selama beberapa bulan ke depan untuk memastikan pemulihan optimal.
Fatia, yang juga menyampaikan keterangan terkait kondisi Andrie, menegaskan bahwa mata Andrie masih bisa diselamatkan dan kulitnya masih bisa diperbaiki. Meski penglihatan saat ini terbatas, ada harapan besar untuk pemulihan fungsi penglihatan secara bertahap. Andrie juga dilaporkan mengalami gangguan kecemasan sebagai dampak psikologis dari kejadian yang menimpanya.

Kolaborasi Pemprov DKI dan TNI-Polri: Gerebek Sampah di Kalijodo Sekaligus Tanam PohonKolaborasi Pemprov DKI dan TNI-Polri: Gerebek Sampah di Kalijodo Sekaligus Tanam Pohon

Diterima Kerja Sebelum Wisuda! ULBI Buka Program Ikatan Kerja dengan PT Pos Indonesia

HUT ke-81 RI, Pemkot Medan Gelar Gotong Royong Massal dan Serap Aspirasi Warga
Proses hukum terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie terus berjalan, sementara dukungan publik dan berbagai pihak masih mengalir untuk kesembuhannya. Masyarakat diharapkan terus memberikan dukungan moral kepada Andrie dan keluarganya dalam masa pemulihan yang panjang ini.
Sumber: CNN Indonesia
Link Berita: CNN Indonesia
