00:00:00
-
-
OLAHRAGA Sepak Bola

PSSI Lakukan Pendekatan Tertutup, Proses Rekrutmen Pelatih Timnas Indonesia Masih Berlangsung

PSSI Lakukan Pendekatan Tertutup, Proses Rekrutmen Pelatih Timnas Indonesia Masih Berlangsung

Proses rekrutmen kali ini turut diwarnai oleh pembelajaran dari kasus sebelumnya, yaitu rumor kedatangan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert. Saat itu, isu yang beredar luas di masyarakat tidak diiringi dengan proses formal yang transparan dari PSSI. "Kita semua belajar dari pengalaman. Sekarang, segala proses, termasuk wawancara, harus dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada yang dilewati," tegas seorang sumber internal PSSI yang enggan disebutkan namanya.

Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengonfirmasi bahwa proses pencarian pelatih baru untuk Tim Nasional Indonesia masih terus berjalan. Dalam tahapan ini, PSSI mengutus Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), untuk memimpin proses wawancara dengan para kandidat.

Meskipun lima nama calon pelatih telah masuk dalam daftar pendek, identitas mereka sengaja ditutup rapat dari publik. Hal ini menandai pendekatan yang lebih tertutup oleh federasi dibandingkan dengan proses rekrutmen sebelumnya.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa proses penjaringan masih berlangsung dan melibatkan konsultasi dengan berbagai pihak. "Prosesnya masih berjalan, dan kami terus berdiskusi dengan banyak pihak, termasuk pemerintah, untuk memastikan kami mendapatkan orang yang tepat," jelas Thohir melalui siaran pers yang diterima redaksi.

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menambahkan bahwa tahap wawancara yang dilakukan oleh Sumardji merupakan bagian dari prosedur standar. "Nanti hasil dari wawancara yang dilakukan Pak Sumardji akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Exco PSSI. Keputusan final akan diambil setelah melalui pembahasan di tingkat eksekutif," papar Amali.

Belajar dari Kasus Kluivert, PSSI Tekankan Prosedur

Proses rekrutmen kali ini turut diwarnai oleh pembelajaran dari kasus sebelumnya, yaitu rumor kedatangan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert. Saat itu, isu yang beredar luas di masyarakat tidak diiringi dengan proses formal yang transparan dari PSSI.

"Kita semua belajar dari pengalaman. Sekarang, segala proses, termasuk wawancara, harus dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada yang dilewati," tegas seorang sumber internal PSSI yang enggan disebutkan namanya.

Foto Hanya Ilustrasi

Foto Hanya Ilustrasi

Timur Kapadze dan Misteri Kontak yang "Tidak Konkret"

Sementara proses berjalan, muncul kabar mengejutkan dari Timur Kapadze, mantan pelatih timnas Uzbekistan. Pelatih asal Uzbekistan itu mengaku pernah berada di Indonesia, namun tidak diwawancarai oleh PSSI. Kapadze menyatakan bahwa memang ada komunikasi dari federasi, namun tidak pernah berlanjut ke tahap yang serius.

"Saya dihubungi, tapi tidak ada sesuatu yang konkret setelahnya. Saya bahkan sempat datang ke Indonesia, tapi tidak ada wawancara resmi," ujar Kapadze kepada salah satu media olahraga lokal.

Kejadian ini memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana dan kepada siapa saja PSSI melakukan pendekatan.

Rencana Ke Eropa dan Masa Depan Timnas

Ke depan, Sumardji direncanakan akan bertolak ke Eropa untuk melakukan serangkaian pertemuan. Namun, PSSI belum dapat memastikan apakah calon pelatih yang dituju memang berasal dari benua tersebut. Rencana ini menunjukkan bahwa pasar pelatih Eropa masih menjadi salah satu fokus PSSI dalam mencari kandidat.

Publik dan pecinta sepak bola Indonesia kini hanya bisa menunggu dengan harapan proses rekrutmen ini menghasilkan keputusan terbaik untuk membawa Timnas Indonesia, Garuda Squad, melangkah lebih maju di kancah internasional.

#PSSI #PELATIH #TIMNAS #ASING #LOKAL

Berita Terkait